MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY | KAMPUS I - Tiga mahasiswa Program Studi Teknik Informatika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memperkenalkan inovasi berbasis kecerdasan buatan melalui KAFA BOT dalam pameran Saintekpreneurship Expo 2026. Inovasi yang dikembangkan Zakka Yogaraksa, Ashlahul Umam, dan Muhammad Fahrizal Mufti tersebut dipamerkan di koridor Gedung Fakultas Sains dan Teknologi lantai satu, Rabu, 14 Oktober 2026, dalam rangkaian The 16th International Conference on Green Technology 2026.
KAFA BOT merupakan asisten virtual berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk membantu layanan dan kebutuhan bisnis. Berdasarkan materi yang ditampilkan, inovasi ini berfokus pada otomatisasi layanan pelanggan selama 24 jam, sehingga komunikasi dengan pelanggan dapat berlangsung lebih cepat, mudah, dan profesional.
Fitur yang ditawarkan mencakup balasan pesan secara cepat, pencatatan pemesanan (booking), layanan sepanjang waktu, serta tindak lanjut otomatis (follow-up). Melalui fitur tersebut, KAFA BOT berupaya membantu pelaku usaha mengelola interaksi dengan pelanggan secara lebih terstruktur dan efisien.
Salah satu pengembang, Ashlahul Umam, menyampaikan harapannya agar inovasi yang mereka kembangkan dapat dimanfaatkan secara lebih luas oleh masyarakat dan pelaku usaha. Ia berharap KAFA BOT tidak hanya diperkenalkan dalam kegiatan pameran, tetapi juga dapat terus dikembangkan dan diterapkan untuk menjawab kebutuhan layanan bisnis.
“Harapan saya, chatbot AI ini bisa dimanfaatkan secara luas dan tidak hanya berhenti di pameran saja,” ujar Ashlahul.
Kehadiran KAFA BOT dalam Saintekpreneurship Expo 2026 menunjukkan upaya mahasiswa Teknik Informatika UIN Malang dalam mengembangkan teknologi yang berorientasi pada kebutuhan praktis. Inovasi ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan solusi digital yang dapat mendukung pelayanan pelanggan dan pertumbuhan usaha di era digital.