MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY-Pasca pengajuan jurnal baru
pada 29 April lalu, pengelola jurnal di Prodi Teknik Lingkungan UIN Maulana
Malik Ibrahim Malang mengadakan sesi latihan Bersama Pusat Publikasi Ilmiah
(PPI)-LP2M, Selasa, 11 Agustus 2026. Untuk sesi tersebut, para pengelola Journal
of Circular Environmental Infrastructure and Systems (JCEIS) berkumpul di
Studio 5, Gedung Fakultas Sains dan Teknologi lt.4, bersama pengelola PPI serta
Kaprodi Teknik Lingkungan, Dr. Aulia Fikriarini Muchlis, MT.
Menurut kaprodi, edisi perdana JCEIS akan diterbitkan pada
Oktober mendatang. Sehingga, pengelola harus segera memproses naskah via OJS
(Open Journal System). Karena masih awam dengan sistem daring ini, maka
pengelola harus mempelajari tata cara penanganan naskah sebagai Journal Manager.
Dengan begitu, alur naskah di OJS terekam dengan baik dan sesuai standar.
PPI pun menetapkan beberapa target bagi JCEIS. Pasca penerbitan
perdana, nantinya pengelola harus mengajukan ISSN. Sedangkan, pengajuan indeksasi
di sistem Garuda dan DOAJ bisa dilakukan setelah terbit dua nomor. “Selanjutnya,
setelah edisi keempat, pengelola disarankan mencoba pengajuan indeksasi internasional
pada WoS dan Scopus. Baru setelah terbit keenam, pengajuan akreditasi Arjuna
bisa dilakukan,” jelas Prof. Dr. Rohmani Nur Indah, M.Pd., Kepala PPI.
Untuk jumlah naskah tiap terbitan, ia melanjutkan, idealnya
ialah 5 hingga 10. “Pengelola boleh menambah jumlah naskah dengan peningkatan
sekitar 15% dari terbitan sebelumnya,” imbuh Prof. Indah. Pada forum tersebut,
pengelola dipandu oleh PPI untuk melakukan simulasi proses naskah. PPI
berharap, para pengelola tetap konsisten menjaga kualitas setiap terbitan sehingga
tidak ada kendala saat proses akreditasi dan indeksasi.