Skip to Content

PSGAD UIN Malang Berikan Pembekalan Keadilan Gender dan Inklusi Disabilitas bagi Mahasiswa Baru di PBAK 2026

PSGAD UIN Malang Berikan Pembekalan Keadilan Gender dan Inklusi Disabilitas bagi Mahasiswa Baru di PBAK 2026
August 20, 2026 by
PSGAD UIN Malang Berikan Pembekalan Keadilan Gender dan Inklusi Disabilitas bagi Mahasiswa Baru di PBAK 2026
Faiqotul himmah
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Pusat Studi Gender, Anak, dan Disabilitas (PSGAD) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang turut ambil bagian dalam membekali mahasiswa baru pada kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema besar “Merajut Cahaya Dharma Untuk Bekal Menjadi Maliki Muda” ini menempatkan PSGAD sebagai salah satu narasumber strategis dalam membentuk karakter mahasiswa yang inklusif dan responsif sosial.

Penyampaian materi tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, 19 Agustus 2026, bertempat di Gedung Student Center Lantai 2, Kampus 1 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.  Dan berlanjut dengan materi yg sama di Gedung Ar Rohim Kampus 3 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.  Agenda pembekalan ini diinisiasi langsung oleh Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK) selaku Panitia Pelaksana PBAK guna memastikan lingkungan akademik yang aman, setara, dan ramah terhadap semua kalangan sejak hari pertama mahasiswa menginjakkan kaki di kampus.

Dalam sesi materi tersebut, mahasiswa baru diperkenalkan dengan nilai-nilai kesetaraan, perlindungan anak, serta hak-hak penyandang disabilitas di lingkungan perguruan tinggi. Pemahaman ini dinilai krusial sebagai fondasi awal bagi para "Maliki Muda" agar dapat saling menghormati dan menciptakan atmosfer akademik yang sehat serta bebas dari segala bentuk diskriminasi maupun kekerasan seksual.
Selaku Kepala Pusat Studi Gender, Anak, dan Disabilitas (PSGAD) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Hj. Aprilia Mega Rosdiana, M.Si "saya memandang momentum PBAK ini sebagai langkah awal yang sangat krusial dalam membentuk paradigma mahasiswa. Tema 'Merajut Cahaya Dharma' merupakan sebuah komitmen moral untuk melahirkan generasi Ulul Albab yang peduli terhadap nilai-nilai kemanusiaan, keadilan gender, dan perlindungan terhadap kelompok rentan, termasuk pemenuhan hak bagi mahasiswa disabilitas. 

Kampus harus menjadi ruang aman dan inklusif yang memanusiakan manusia. Melalui pembekalan ini, diharapkan para mahasiswa baru mampu menjadi agen perubahan yang aktif mencegah perundungan, kekerasan seksual, serta diskriminasi, sekaligus membangun budaya akademik yang edukatif, humanis, dan saling mendukung.

Adanya materi ini di PBAK menjadi bukti sinergi pihak universitas, panitia pelaksana, dan pusat studi, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang semakin mempertegas komitmennya sebagai Green Campus yang unggul secara akademik di kancah internasional dan berkarakter inklusif serta responsif terhadap dinamika sosial di masyarakat.


Editor:
Reporter:
Fotografer:
PSGAD UIN Malang Berikan Pembekalan Keadilan Gender dan Inklusi Disabilitas bagi Mahasiswa Baru di PBAK 2026
Faiqotul himmah August 20, 2026
Share this post
Tags
Archive