MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY–Komitmen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam memperkuat sektor kesehatan kembali ditegaskan melalui Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Fakultas Kedokteran dan Rumah Sakit Pendidikan yang digelar pada Kamis, 7 Mei 2026 di Aula FKIK Gedung Ar Rahim Lantai 3 Kampus 3. Kegiatan ini menjadi langkah strategis kampus dalam mematangkan rencana pembangunan rumah sakit pendidikan sebagai penunjang pengembangan FKIK UIN Malang.
Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., dalam sambutannya menekankan bahwa pembangunan rumah sakit pendidikan bukan hanya menjadi kebutuhan institusi, tetapi juga bagian dari kontribusi kampus terhadap masyarakat dan pembangunan daerah. Kehadiran Wakil Menteri Kesehatan RI dinilai menjadi bentuk dukungan besar terhadap pengembangan layanan kesehatan berbasis pendidikan di UIN Malang.
Prof. Ilfi juga menyampaikan apresiasi atas sambutan positif dari Kementerian Kesehatan terhadap rencana pengembangan tersebut. “Nama populer beliau dipanggil Bapak dr. Beni. Terima kasih Pak Wamen, kami sudah diterima di kantor Bapak dan sangat menerima kami ketika berkunjung,” tutur beliau sebelum memberikan apresiasi kepada Wakil Menteri Kesehatan yang hadir dalam forum tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P(K), FISR, menyampaikan optimismenya terhadap perkembangan FKIK UIN Malang. Ia bahkan membuka peluang untuk memberikan kuliah umum terkait program-program prioritas Kementerian Kesehatan. “Saya percaya semoga niat baik kita ini diridhai Allah,” ujarnya.
Melalui FGD ini, UIN Malang berharap pembangunan rumah sakit pendidikan dapat segera terwujud sebagai bagian dari penguatan kualitas pendidikan kedokteran dan layanan kesehatan. Selain menjadi sarana pendidikan bagi mahasiswa FKIK, rumah sakit ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Malang Raya dan mendukung program pembangunan kesehatan nasional.