Skip to Content

UIN Malang Pastikan Mahasiswa Berprestasi Tak Putus Kuliah karena UKT

August 19, 2026 by
UIN Malang Pastikan Mahasiswa Berprestasi Tak Putus Kuliah karena UKT
Ajeng Ayu Kemala

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY | KAMPUS I - Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menegaskan komitmennya untuk memastikan mahasiswa berprestasi tidak putus kuliah akibat kendala biaya pendidikan. Komitmen tersebut disampaikan Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Dr. Zainal Habib, M.Hum., dalam pengarahan kepada mahasiswa di Gedung Sport Center UIN Malang, Selasa 18 Agustus 2026. 

Dalam pengarahan tersebut, Warek Zainal menekankan bahwa persoalan Uang Kuliah Tunggal (UKT) tidak seharusnya menajdi alasan bagi mahasiswa yang memiliki kemampuan dan prestasi untuk menghentikan pendidikannya. Kampus berupaya menyediakan akses bantuan pendidikan bagi mahasiswa yang menhadapi kendala finansial.

"Jangan ada mahasiswa yang pintar, yang cerdas, yang berpresatsi di UIN Malang ini yang putus kuliah hanya karena UKT," tegasnya.

Ia menyampaikan bahwa mahasiswa yang mengalami kesulitan pembiayaan dapat mengakses sejumlah program bantuan dan beasiswa yang tersedia. Bantuan tersebut di antaranya melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah serta dukungan dari mitra perbankan dan lembaga lainnya.

Kebijakan ini menjadi salah satu bentuk perhatian kampus terhadap keberlanjutan studi mahasiswa. Dengan adanya berbagai akses bantuan, mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan mengembangkan prestasinya.

Warek Zainal juga mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya mengejar capaian akademik. Menurutnya, mahasiswa perlu membangun karakter dan kemampuan yang dapat menjadi bekal ketika terjun ke masyarakat.

Ia merangkum tiga prinsip yang perlu dimiliki mahasiswa, yaitu cerdas, cerdik, dan cendekia. Mahasiswa yang cerdas diharapkan mampu menimba ilmu sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki. Sementara itu, sikap cerdik ditunjukkan melalui kemampuan mahasiswa dalam menghadapi dan menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat.

Adapun menjadi cendekia, lanjutnya, berarti mampu menggunakan pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki untuk memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Tugas Anda sebagai mahasiswa jangan banyak-banyak, tiga saja: Anda harus cerdas, Anda harus cerdik, Anda harus menjadi cendekia,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, beliau turut menekankan pentingnya mahasiswa memiliki keyakinan terhadap kualitas pendidikan dan lulusan UIN Malang. Ia menepis anggapan bahwa lulusan UIN memiliki keterbatasan dalam memasuki berbagai bidang profesi.

Menurutnya, rekam jejak alumni menunjukkan bahwa lulusan UIN Malang telah mampu berkiprah di berbagai bidang hingga tingkat nasional. Hal tersebut menjadi gambaran bahwa mahasiswa memiliki peluang untuk berkembang dan berkontribusi luas setelah menyelesaikan pendidikan.

Karena itu, mahasiswa didorong memanfaatkan masa perkuliahan untuk mengembangkan kompetensi, memperluas pengalaman, serta membangun karakter. Pendidikan di perguruan tinggi tidak hanya diarahkan pada pencapaian ijazah, tetapi juga pada pembentukan individu yang mampu menghadapi persoalan dan memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Komitmen terhadap akses pendidikan tersebut menjadi penting agar potensi mahasiswa tidak terhenti hanya karena persoalan ekonomi. UIN Malang mendorong mahasiswa yang mengalami kendala finansial untuk memanfaatkan informasi dan fasilitas bantuan yang telah disediakan kampus.

Dengan dukungan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat menyelesaikan pendidikan secara optimal sekaligus mengembangkan diri menjadi pribadi yang cerdas, cerdik, dan cendekia.


Editor:
Reporter: Ajeng Ayu Kemala
Fotografer: DEMA U
UIN Malang Pastikan Mahasiswa Berprestasi Tak Putus Kuliah karena UKT
Ajeng Ayu Kemala August 19, 2026
Share this post
Tags
Archive