KAMPUS I | MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY-Refleksi Milad ke-25 Ma’had Sunan Ampel Al-‘Aly (MSAA) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dihadiri oleh mantan rektor, Prof. Dr. KH. Imam Suprayogo. Dalam sambutannya di Masjid At-Tarbiyah, Prof. Imam mengenang awal berdirinya ma’had pada 1997 di tengah keterbatasan fasilitas. Ma'had akhirnya berdiri dengan penuh pengorbanan tanpa bergantung pada bantuan pemerintah. “Bahkan untuk peletakan batu pertama ma’had, saya menjual mobil pribadi. Itu bentuk kesungguhan dalam membangun,” ungkapnya.
Menurutnya, kampus harus menjadi tempat lahirnya para pejuang. Ia pun berpesan kepada para musyrif dan musyrifah agar melanjutkan semangat tersebut. “Pejuang itu harus berani berkorban. Kalian harus menjadi pejuang Islam yang meneruskan perjuangan ini,” pesannya. Ia menceritakan kebanggaannya saat alumni MSAA ada berhasil melanjutkan studi Program Magister di Melbourne, Australia dan Program Doktor di Inggris dengan beasiswa. Menurutnya, pengalaman tinggal di ma’had menjadi bekal penting dalam membentuk karakter dan kedisiplinan.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya rukun universitas Islam sebagai pondasi pengembangan institusi, yang meliputi profesor, masjid, ma’had, perpustakaan, laboratorium, pusat kajian ilmiah, pusat pelayanan, pusat pengembangan seni dan olahraga, serta sumber pendanaan. Sembilan rukun tersebut harus ada pada Universitas Islam. Refleksi ini menjadi momentum untuk mengingat kembali nilai-nilai perjuangan, pengorbanan, dan spiritualitas yang menjadi dasar berdirinya MSAA.
Mudir MSAA, Dr. Ahmad Izzuddin, M.HI., usia ma'had yang sudah memasuki 25 tahun menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat pengabdian. “Usia perak ini adalah momen menambah semangat berkhidmah kepada ma’had tercinta serta menjaga ruh perjuangan dalam setiap langkah kita,” tuturnya.
Mudir MSAA, Dr. Ahmad Izzuddin, M.HI., usia ma'had yang sudah memasuki 25 tahun menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat pengabdian. “Usia perak ini adalah momen menambah semangat berkhidmah kepada ma’had tercinta serta menjaga ruh perjuangan dalam setiap langkah kita,” tuturnya.