MUI Belum Keluarkan Sertifikat PayTren


» Kamis, 13 April 2017 12:20, Oleh: Abadi Wijaya, Kategori: BeritaHit: 1956

1156_mui.jpg

GEMA-UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengundang Dr. KH. Ma’ruf Amin salah satu tokoh ulama ternama. Orang nomor wahid di MUI itu hadir untuk memberikan kuliah tamu kepada sivitas akademika UIN Maliki Malang, Rabu (12/4).

Ia hadir tepat pukul 10.00 WIB dan disambut langsung oleh Rektor UIN Maliki Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si. Seperti biasanya, sebelum mengisi kuliah tamu, Prof. Mudji mengajak tamunya untuk melihat maket perkembangan kampus tiga. Tepat pukul 10.30 WIB kuliah tamu Dinamika Hukum Ekonomi Syariah di Era Global dimulai di Aula Rektorat Lt.5.

Dalam kuliah tamunya yang singkat tersebut, KH. Ma’ruf mendapatkan beberapa pertanyaan dari mahasiswi terkait isu yang saat ini marak. Misalnya saja soal PayTren atau perdagangan online. Pasalnya, dengan teknologi yang semakin canggih, masyarakat semakin dimanjakan. Mulai dari memenuhi kebutuhan rumah tangga hingga persoalan transportasi sekarang pun serba online.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Ketua Umum MUI tersebut menghimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati lagi saat melakukan transaksi online. Sebab hukum penggunaan alat tersebut belum jelas. “MUI sampai saat ini belum mengeluarkan fatwa soal PayTren,” paparnya.

MUI masih terus mengkaji permasalahan tersebut dan akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah agar keamanan dan kenyamanan masyarakat Indonesia bisa terlindungi. “Karena MUI juga harus mengambil keputusan dari kebijakan pemerintah dan sampai saat ini pembayaran online (PayTren) belum terdaftar di Bank Indonesia,” paparnya.

Soal perkembangan Ekonomi Syariah, Kiai Ma’ruf Amin menegaskan bahwa perkembangan Ekonomi Syariah sudah dimulai sejak 1990 dan terus berkembang hingga sekarang. Di era kontemporer ini Ekonomi Syariah terus mengikuti perkembangan dan menurutnya hal ini bisa menjadi arus positif bagi perkembangan perekonomian masyarakat dan era baru di bidang Ekonomi Syariah. (aj/nd)

(Ajay)