GEMA-Upaya UIN Maliki untuk mengembangkan program studi di Pascasarjana yang terletak di Junrejo, Batu terus dilakukan. Tahun ini. SK penambahan Prodi bari Program Magister S2 Ekonomi Syariah telah dibuka (10/6).
Rektor UIN Maliki Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo menyampaikan pada pembukaan seminar nasional tentang membangun kesadaran berekonomi syariah yang diadakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan bahwa Program Magister S2 UIN Maliki telah menambah program baru yaitu S2 Ekonomi Syariah. “Jadi bagi lulusan sarjana Fakultas Ekonomi UIN Maliki yang ingin melanjutkan studi S2 tahun ini sudah bisa mendaftarkan diri,” ungkapnya seraya disertai aplaus dari pasangan tangan ratusan para audien yang hadir.
Penambahan prodi tersebut untuk memberikan kemudahan bagi para Sarjana Ekonomi yang ingin melanjutkan studinya. Untuk Program Magister total prodi yang sudah ada saat ini ada tujuh yaitu, Manajemen Pendidikan Islam, PBA, Studi Ilmu Agama Islam, Pendidkan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Agama Islam, Al Ahwal Al Syakhshiyyah dan Ekonomi Syariah. “Bagi yang ingin melanjutkan studi ke S2 silahkan mendaftarkan diri secepatnya,” ungkapnya.
Direktur Pascasarjana Prof. Dr. H. Muhaimin, MA berharap prodi baru tersebut mampu menjadi program studi yang unggul (excelent) dalam melahirkan Magister Ekonomi Islam yang memiliki kapasitas intelektual, keahlian, dan kepribadian yang mencerminkan integritas keilmuan dan keislaman. “Hadirnya Prodi Ekonomi Syariah ini diharapkan mampu melahirkan SDM yang memiliki kemampuan keilmuan di bidang ekonomi yang berwawasan Islam,” harap dosen tetap sekaligus Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan Agama di UIN Maliki Malang tersebut.
Pendidikan Ekonomi Islam, tambah dia, di tingkat Program Pascasarjana (Magister/S2) bertujuan untuk pengembangan kompetensi bagi mereka yang akan mendalami ranah aktivitas ekonomi yang berbasisi syariah. Kajian progam dalam proses pendidikan, mencakup penguasaan dan pengembangan substansi mata kuliah di tingakat sarjana (S1) ekonomi, sehingga akan meluluskan sumber daya manusia yang pontensial dan mempunyai daya saing dalam memasuki dunia kerja di masa medatang. “Pengalaman belajar dirancang secara terpadu antara konsep teori dan aplikasi di lapangan, integrasi antara sains dan nilai-nilai keislaman sesuai dengan karakteristik keilmuan yang dikembangkan di UIN Maliki,” pungkasnya.



