Tingkatkan Mutu Dosen UIN Maliki
Abadi Wijaya Jumat, 6 Februari 2015 . in Berita . 2614 views
488_moch-jasin.jpg

“Di perguruan tinggi, keberadaan dosen merupakan salah satu kebutuhan utama. Ia ibarat mesin penggerak bagi segala hal yang terkait dengan aktivitas ilmiah dan akademis. Tanpa dosen, tak mungkin sebuah lembaga pendidikan disebut perguruan tinggi atau universitas,”

itulah penggalan kalimat yang disampaikan Inspektur Jenderal Perguruan Tinggi RI, Moch. Jasin saat memberikan pembinaan kepada seluruh dosen dan karyawan PNS di lingkungan UIN Maliki Malang (6/1).

Dalam kesempatan itu, Jasin yang didampingi WR 1, Dr. H. Zainuddin, WR 2, Dr. H. Sugeng Listyo Prabowo, dan WR 3 Dr. H. Agus Maimun itu menghimbau bahwa seluruh dosen dan karyawan di PTAIN harus terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik dan membentuk pemerintahan yang bersih dari KKN. Profesionalisme dosen dan karyawan di perguruan tinggi akan menjadi terkenal dan masyhur apabila para dosen yang bekerja di dalamnya disiplin dan juga profesional.

“Beberapa universitas di Eropa dan Amerika juga menjadi terkenal di dunia karena memiliki dosen dan guru besar yang mumpuni, seperti Universitas Berlin yang memiliki dosen sekaliber Fichte dan Hegel, dan sebagainya,” ungkapnya.

Di samping secara umum kualitas perguruan tinggi itu sendiri, dosen menjadi salah satu penentu mutu pendidikan dan lulusan yang dilahirkan perguruan tinggi. Jika para dosennya bermutu tinggi, maka kualitas perguruan tinggi tersebut juga akan tinggi, demikian pula sebaliknya. “Sebaik apapun program pendidikan yang dicanangkan, bila tidak didukung oleh para dosen bermutu tinggi, maka akan berakhir pada hasil yang tidak memuaskan,” terangnya tegas.

Di Indonesia, kata dia, program pengembangan mutu dosen juga telah dikenal sejak tahun 70-an. Beberapa perguruan tinggi telah menyelenggarakan kegiatan yang termasuk dalam kategori pembinaan dosen, seperti penataran khusus untuk semua dosen baru. Bahkan universitas-universitas tertentu mendirikan pusat pelatihan staf dosen dan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan pembinaan dosen dalam level regional maupun nasional. “Namun, kendati telah berlangsung hampir empat dekade, program pengembangan profesionalisme dosen di Indonesia belum menampakkan hasil yang menggembirakan.  Beberapa perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia memang sudah masuk dalam daftar perguruan tinggi terbaik di dunia, meskipun masih di urutan ke sekian. Demikian halnya dengan swasta, terdapat sejumlah perguruan tinggi swasta (PTS) yang kualitasnya bisa diandalkan dan setara dengan perguruan tinggi di luar negeri,” bebernya.

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up