HUMAS UIN MALANG-Pelaksanaan apel pagi ini di pimpin langsung oleh Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Helmy Saifuddin mengingat kembali bahwa tantangan dan persaingan antara perguruan tinggi kedepan akan semakin ketat, Senin (6/3).
Helmy menginformasikan bahwa di Jawa Timur saja sejarang sudah ada Tujuh UIN yang akan bersaing. Dalam konteks akademik UIN yang bermutu dia yang akan sustainable atau berkelanjutan. "UIN Maliki Malang harus bisa berkompetisi karena hal ini sudah tidak bisa di elakkan lagi," tegas Helmy kepada peserta apel pagi yang berlangsung di depan gedung Rektorat.
Helmy melanjutkan, lalu kekuatan yang dimiliki oleh UIN Maliki Malang itu bisa dijadikan modal utama, salah satunya menjaga kualitas bisa menjadi kekuatan UIN Maliki Malang. Kualitas itu bisa mencapai standart yang ditetapkan itu sendiri, apakah standart yang ditetapkan itu sudah tercapai apa belum. "Itu definisi kualitas menurut hemat saya," paparnya.
Selain itu, kata dia, adanya pengakuan dari pihak luar itu juga sangat penting sekali, lalu siapakah dari tujuh UIN kedepan yang akan mendapat rekognisi dan pengakuan dari pihak luar? Tentunya untuk mencapai itu semua setiap PTKIN membutuhkan strategi yang harus dilakukan salah satunya menjaga image trust dari masyarakat luar. "Kepercayaan dari masyarakat luar itu sangat dibutuhkan agar image kampus ini busa dikenal luas oleh masyarakat dunia," tegasnya.
Salah satunya melalui proses publikasi kegiatan apapun yang ada di dalam kampus, hal ini menjadi salah satu jendela bagaimana informasi bisa diterima masyarakat luar kampus dengan sebaik mungkin. "Akan tetapi, publikasi ini tidak cukup hanya sekala lokal. Publikasi di website itu harus diupayakan bisa merambah hingga di kancah internasional," pesannya.
Alhamdulillah, Humas UIN Maliki Malang sudah bekerja keras untuk memberikan informasi ter update seputar kegiatan di kampus ini. Akan tetapi, ada beberapa hal belum terdokumentasikan dengan baik, berdasarkan jejak rekam digital yang telah ditelusuri, saat ini masih terdeteksi 124 orang asing saja yang pernah singgah di web UIN Maliki Malang.
Selain itu, isu yang beredar saat ini, semua UIN yang berstatus layanan BLU harus diupayakan beralih ke PTN BH. "UIN Maliki Malang merupakan satu-satunya PTKIN pertama yang memiliki satker BLU dan kedepan sudah saatnya menyiapkan diri menuju kampus berbasis layanan PTNBH," pungkasnya.



