HUMAS UIN MALANG-Pelaksanaan apel pagi sebagai salah satu rutinitas penting untuk memberikan pengarahan kepada pegawai di lingkungan UIN Maliki Malang agar bisa terus berupaya bekerja dengan disiplin. Senin (10/4).
Alhamdulillah, meskipun dalam kondisi menjalankan ibadah puasa Ramadan para pegawai tetap antusias mengikuti rutinitas apel pagi ini sebagai salah satu bentuk pengabdiannya.
Kepala Biro AAKK UIN Maliki Malang Dr. H. Barnoto, M.Pd dalam arahannya mengajak seluruh ASN untuk senantiasa menjaga disiplin kerja dan mentaati setiap aturan yang berlaku, misalnya saja soal pengisian laporan pajak individu atau pengisian SPT yang beberapa hari yang lalu telah dilaksanakan. Hal ini, kata dia, menjadi salah satu indikator ASN yang baik, laporan pajak baik diminta ataupun tidak diminta ASN harus aktif mengisi SPT atau pajak tahunan dan itu menjadi indikator ASN yang baik. "Saya berharap tahun depan di awal bulan Januari persoalan laporan SPT tahunan seperti ini sudah bisa selesai sehingga SPT seluruh ASN di UIN Malang bisa berjalan dengan baik," harapnya.
Selain itu, ujar dia, persoalan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) juga menjadi tanggung jawab setiap ASN di lingkungan Kementerian Agama. Hal ini merujuk pada Permenpan RB no.6 Tahun 2022 bahwa setiap ASN wajib memberikan laporan hasil capaian kinerjanya. "Bentuk laporan SKP nya pun ada dua model ada yang menggunakan pendekatan indikator kuantitatif dan juga kualitatif," paparnya.
SKP ini, tambah dia, sebagai bentuk pengukuran laporan kinerja ASN dan hal ini sudah menjadi standart bagi setiap ASN di Kementerian Agama. Apa lagi kampus ini memiliki indikator kinerja utama yang membutuhkan kebersamaan dan kerja keras untuk mencapai mimpi besar UIN Maliki yaitu kampus unggul bereputasi internasional. "Tahun 2023 indikator kinerja utama (IKU) yang sudah diputuskan oleh pimpinan ini harus di jalankan dan dilaksanakan dengan sebaik mungkin, sesuai dengan jobdesnya masing-masing," pintanya.
Selain itu, memasuki 10 hari kedua di bulan Ramadhan ini ASN di UIN Maliki Malang harus berlomba-lomba untuk mengejar Maghfiroh Allah SWT. Untuk itu, melakui puasa ini Allah SWT berharap bisa menjadikan manusia yang beriman ini menjadi lebih bertaqwa lagi. "Melalui puasa ini manusia diajak untuk belajar bersabar dan mengendalikan hawa nafsunya," pungkasnya mengakhiri.



