Pusat Mahad Al-Jami’ah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Gelar PSDM 2023
Abadi Wijaya Selasa, 25 Juli 2023 . in Berita . 2244 views
5758_psdm.jpg
Foto bersama (PSDM 2023)

 

HUMAS UIN Malang - Mudir Pusat Mahad Al-Jami’ah, Dr. H. Badruddin Muhammad, M. HI., menyampaikan sambutannya dalam workshop Pengembangan Sumber Daya Musyrif/ah (PSDM), bahwa mahad ini adalah lembaga yang bertugas dan memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan keagamaan pada seluruh mahasiswa baru selama satu tahun. Oleh karena itu, sumber daya musyrif dan musyrifah harus mumpuni dan mampu melaksanakan tugas serta tanggung jawab dengan baik. Musyrif dan musyrifah ini nantinya akan didistribusikan ke mahad – mahad yang ada di kampus 1, kampus 2, dan yang terbaru adalah kampus 3 yang akan selesai dibangun pada Agustus mendatang, sehingga akan bisa segera ditempati. Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA, juga menyampaikan bahwa menjadi musyrif dan musyrifah dapat meningkatkan kemampuan leadership dan manajemen yang lebih baik.

Kegiatan yang bertempat di Aula Rektorat lantai 5 ini diikuti oleh 322 peserta, yang terdiri dari musyrif/ah, santri tahfiz, dan takmir masjid. Peserta workshop ini tentunya adalah mereka yang terpilih dan telah mengikuti serangkaian seleksi, mulai dari administrasi, membaca Alquran, tes tulis dan interview. Ramadhani, salah satu peserta yang mengikuti PSDM ini sangat bersyukur bisa mengabdi menjadi musyrif. “Alhamdulillah, dengan mengikuti Workshop PSDM Musyrif/ah membuat semangat dan niat lebih tertata lagi, apalagi di periode tahun ini saya diamanahi untuk menjadi musyrif di Mahad Kampus 3 yang mana sangat jauh dari tempat perkuliahan saya di kampus 1. Meskipun dengan jarak yang sangat jauh, tidak membuat saya putus semangat dalam mengabdi di MSAA.” Jawabnya saat ditanya bagaimana perasaan menjadi musyrif di kampus 3.

Workshop yang dilaksanakan pada Selasa (25/7) ini diisi dengan penyampaian materi terkait pembinaan ta’lim dan sistem akademik ma’had oleh pemateri yang luar biasa. Materi pertama terkait ta’lim afkar disampaikan oleh Kyai Syuhadak. Beliau menyampaikan bahwa ta’lim afkar diberikan kepada mahasantri di ma’had atas dasar 4 pilar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, yaitu kedalaman spiritual, keagungan akhlak, keluasan ilmu, serta kematangan professional. Para musyrif dan musyrifah diharapkan mampu turut menyukseskan program ta’lim afkar ini dan dapat membantu agar kelas – kelas berjalan dengan kondusif. Topik selanjutnya adalah terkait ta’lim Alquran, yang disampaikan oleh Kyai Hasyim. Beliau menyampaikan bahwa ta’lim Alquran ini terdiri dari 6 jenis, yaiti ta’lim itu sendiri, tashih, tadarus Alquran, bengkel baca Alquran, wisuda juz amma, dan evaluasi. Adapun pemateri terakhir adalah Ustad Ahmad Subeh yang menjelaskan mengenai sistem akademik ma’had. Hal ini berakitan dengan presensi mu’allim dan mu’allimah, baik secara online ataupun secara manual oleh musyrif dan musyrifah, presensi mahasantri, serta perekapan nilai.

Reporter: Nyiur Salsabila Frida & Riski Ramadhani Pratama

Fotografer: Rifky Zahrul Aprilian

Editor: Edy Hyto

 

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up