HUMAS UIN MALANG - Dalam seminar yang menginspirasi di helat oleh DWP UIN Maliki Malang di Gedung Micro Teaching pada Kamis (21/12/2023), Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si tampil sebagai pembicara utama. Acara tersebut, yang memperingati ulang tahun ke-24 DWP UIN Maliki Malang dan Hari Ibu, menyoroti peran penting ibu dalam mewujudkan aspirasi emas Indonesia.
Prof. Ilfi menekankan peran kunci ibu sebagai kekuatan pengarah dalam membentuk generasi yang siap memimpin negara pada tahun 2045. Dengan menekankan pentingnya mendidik keturunan yang cerdas, beliau menyoroti bagaimana ibu menjadi pendidik utama, membentuk pemimpin masa depan negara.
Dalam paparannya, Prof. Ilfi membuat kaitan dengan negara maju seperti Jepang, Korea, dan Australia, mengaitkan keberhasilan mereka dengan kombinasi ibu yang visioner dan dukungan negara. Beliau menekankan perlunya Indonesia fokus pada inovasi dalam negeri yang substansial melampaui prestasi semata, menekankan pentingnya kerja sama antara ibu-ibu luar biasa dan pemerintah yang proaktif.
Menghubungkan aspirasi ini dengan nilai-nilai Islam, Prof. Ilfi menekankan pentingnya mendidik individu yang tidak hanya berprestasi tetapi juga bermoral. Beliau mendorong ibu-ibu untuk menetapkan contoh, mempromosikan pendekatan penuh kasih terhadap tahap perkembangan anak.
Dalam mempromosikan perilaku yang luhur, Prof. Ilfi menyarankan agar orang tua menanamkan cinta akan kebaikan pada anak-anak mereka, menciptakan dasar bagi perilaku etis. Dengan membedakan antara pengetahuan dan pembentukan karakter, beliau menekankan perlunya pendekatan seimbang, di mana ajaran Islam tidak hanya dipahami tetapi juga dicintai dan diamalkan dengan sungguh-sungguh.
Profesor ini mengakhiri dengan berbagi wawasan dari praktik pengasuhan di Jepang, menyoroti dampak positif memberikan anak-anak otonomi sejak usia dini. Beliau menekankan bahwa kebiasaan yang dibentuk melalui praktik semacam itu memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan positif anak, mendorong orang tua untuk memberikan teladan dalam membentuk generasi yang unggul.
Seminar ini terdengar sebagai panggilan untuk bertindak, menginspirasi para ibu untuk merangkul peran krusial mereka dalam membentuk generasi yang bermoral dan bermartabat. "Oleh sebab itu, ketika pengetahuan dan karakter berjalan beriringan, masa depan Indonesia kedepan saya yakin menjadi benar-benar emas," rutupnya.



