HUMAS UIN MALANG– Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI kembali menyalurkan bantuan mobil layanan pendidikan kepada perguruan tinggi, salah satunya kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Dalam program kemaslahatan ini, BPKH menyerahkan satu unit mobil Elf Long untuk mendukung mobilitas akademik dan kegiatan mahasiswa di kampus yang tersebar di tiga lokasi. Jumat, 31 Januari 2025.
Acara serah terima berlangsung di UIN Maliki Malang dan dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Anggota Badan Pelaksana BPKH, Dr. H. Indra Gunawan, SE., SIP., MSc., Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. M. Zainuddin, MA., serta perwakilan dari Baitulmaal Muamalat, yaitu Direktur Penghimpunan, CSR, dan Jaringan, Betsy E. Jiesral. Turut hadir pula Wakil Rektor Bidang AUPK Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., CAHRM., CRMP, Wakil Rektor bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga, Dr. H. Isroqunnajah, M.Ag. Kepala Biro AAKK Dr. H. Barnoto, M.Pd.I, Kepala Biro AUPK, Bapak Dr. Muhtar Hazawawi, M.Ag Para warek, para katim aupk & kabag, manajer PMU, para dekan dan wakil dekan.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA. mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan kendaraan operasional ini. Ia menegaskan bahwa tambahan mobil layanan pendidikan ini akan sangat membantu kelancaran berbagai aktivitas akademik dan kemahasiswaan di UIN Maliki Malang.
"Dengan adanya tambahan satu unit mobil ini, tentu akan sangat bermanfaat bagi layanan pendidikan, terutama karena kampus UIN Maliki Malang berada di tiga lokasi berbeda. Ini akan mempercepat mobilitas mahasiswa dalam kegiatan akademik, praktikum, hingga kegiatan ekstrakurikuler," ungkapnya.
Menariknya, Rektor juga menyampaikan harapan agar mobil baru ini "diselameti" dengan dibawa untuk silaturahmi dan ziarah ke makam Syekh Maulana Malik Ibrahim di Gresik.
Lebih lanjut, Rektor menjelaskan bahwa UIN Maliki Malang terus berkembang sebagai perguruan tinggi unggul dengan reputasi internasional. Saat ini, UIN Maliki Malang telah masuk dalam 16 besar perguruan tinggi Islam terbaik di dunia dan menempati peringkat 160 di Asia Tenggara.
Ia juga memperkenalkan berbagai program unggulan di kampus, mulai dari program Ma’had, pengembangan bahasa, program tahfidz Al-Qur’an, hingga hadirnya Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Fakultas ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan bagi para jamaah haji.
"Saya yakin ke depan kampus ini akan semakin maju dan mampu menjadi kampus bereputasi internasional," tegasnya.
Betsy E. Jiesral, selaku perwakilan dari Baitulmaal Muamalat, menuturkan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan kampus serta mempercepat mobilitas civitas akademika.
"Semoga bantuan ini bisa memberikan manfaat yang berkelanjutan dan terus mendukung aktivitas pendidikan di UIN Maliki Malang," harapnya.
Sementara itu, Dr. H. Indra Gunawan, SE., SIP., MSc. dari BPKH menjelaskan bahwa mobil layanan pendidikan ini berasal dari Dana Abadi Umat (DAU) yang dikelola dengan baik sehingga manfaatnya bisa kembali kepada umat.
"Harga mobil ini sekitar 700 juta rupiah, tetapi keberkahannya akan terus melimpah. Dana umat ini akan dikembalikan ke umat dalam bentuk manfaat yang nyata," jelasnya.
Program bantuan mobil layanan pendidikan ini memiliki beberapa tujuan utama, di antaranya yaitu untuk memberikan dukungan mobilitas akademik bagi civitas akademika UIN Maliki Malang. Meningkatkan kualitas layanan kampus dalam aktivitas pendidikan dan kemahasiswaan. Sebagai syiar program kemaslahatan BPKH, yang menunjukkan pemanfaatan Dana Abadi Umat secara optimal.
Dengan adanya mobil layanan pendidikan ini, diharapkan operasional kampus, termasuk kegiatan akademik, laboratorium, dan kegiatan keagamaan, dapat berjalan lebih efisien, aman, dan nyaman. Selain itu, ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat fasilitas pendukung bagi mahasiswa dan civitas akademika.
"Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah bagi kita semua," tutup Indra Gunawan.



