HUMAS UIN MALANG, (19/1) – Dalam upaya mendukung pengembangan ekonomi lokal, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 164 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengunjungi salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis singkong di Desa Pandansari Lor. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan bagi pelaku usaha dalam meningkatkan daya saing dan memperluas pasar produk mereka.
UMKM yang dikunjungi memanfaatkan singkong sebagai bahan utama untuk menghasilkan produk bernilai ekonomis, seperti tepung singkong, keripik setengah matang, serta bahan dasar makanan ringan. Selain berkontribusi pada sektor ekonomi, UMKM ini juga berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menyerap tenaga kerja lokal. Banyak warga desa terlibat dalam proses produksi, sehingga membantu menambah pendapatan keluarga mereka.
Meski memiliki potensi besar, pelaku UMKM singkong masih menghadapi sejumlah tantangan. Minimnya perhatian dari pemerintah dalam bentuk pelatihan, pendanaan, dan fasilitas pemasaran menjadi hambatan utama. Selain itu, kendala dalam pengurusan sertifikasi halal juga menjadi faktor yang menghambat perluasan pasar. Biaya serta waktu yang dibutuhkan untuk memperoleh sertifikasi ini sering kali menjadi kendala bagi usaha kecil dalam meningkatkan daya saing produk mereka.
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa KKM 164 berupaya memberikan solusi konkret untuk membantu pengembangan UMKM. Mereka membantu membuat akun media sosial sebagai sarana promosi, menyusun katalog digital, serta mendaftarkan produk ke marketplace online guna memperluas jangkauan pasar. Selain itu, pelatihan manajemen keuangan sederhana diberikan agar pelaku usaha dapat mengelola keuangan dengan lebih terstruktur dan efektif.
Mahasiswa juga mendorong pelaku UMKM untuk berkoordinasi dengan lembaga sertifikasi halal guna memperoleh informasi yang lebih jelas tentang prosedur dan biaya sertifikasi. Selain itu, mereka mengusulkan agar pemerintah desa dan komunitas UMKM lokal dapat lebih aktif dalam mendukung proses sertifikasi halal agar lebih terjangkau dan efisien.
Kegiatan yang berlangsung pada 19 Januari 2025 ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa serta membawa dampak positif bagi pelaku UMKM. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan UMKM singkong di Desa Pandansari Lor dapat terus berkembang, mengatasi berbagai tantangan, serta menjadi penggerak ekonomi lokal yang tangguh dan inspiratif.
Editor: Azman Fawwazi



