KKM UIN Malang Ajak Wali Murid Cegah Stunting di Dusun Jarak Ijo
Abadi Wijaya Kamis, 30 Januari 2025 . in Berita . 189 views
8768_p.jpeg

HUMAS UIN MALANG, (24/1) – Dusun Jarak Ijo, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 78 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, melalui kelompok Abhiseva Shankara, sukses menggelar kegiatan sosialisasi mengenai “Parenting dan Stunting” di Dusun Jarak Ijo. Acara yang dihadiri sekitar 60 orang wali murid dari SDN 2 Ngadas dan KB Semeru ini disambut hangat oleh masyarakat setempat.

Meskipun di tengah kesibukan para wali murid yang biasa bekerja di ladang pada pagi hari, acara ini berhasil menarik perhatian mereka. Tema yang diangkat sangat relevan dengan isu yang sedang hangat dibicarakan, yaitu pencegahan stunting dan pentingnya pola asuh yang baik. Selain itu, kegiatan ini juga selaras dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak di Indonesia.

Sosialisasi ini menghadirkan Dr. Hj. Rofiqoh, M.Pd., C.Ht., dosen Psikologi di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, yang juga merupakan pendiri dan direktur Mitra Pedagogika dan Psikometrika in Loco Parentis. Dalam pemaparannya yang bertema “Membangun Generasi Sehat dengan Parenting yang Tepat,” beliau menyampaikan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi momen-momen krusial tumbuh kembang anak, seperti makan bersama, bermain, belajar, dan mengaji.

Ibu Rofiqoh menekankan agar orang tua mengurangi waktu penggunaan gadget atau screen time yang berlebihan, yang dapat memengaruhi perkembangan anak. "Setiap interaksi dengan anak harus dimanfaatkan untuk memperkuat ikatan emosional. Oleh karena itu, marilah kita mengurangi gadget dan lebih banyak berinteraksi langsung dengan mereka," ujar Ibu Rofiqoh.

Selain itu, beliau juga mengingatkan para wali murid untuk selalu menggunakan kata-kata positif saat berinteraksi dengan anak. "Kata-kata kita dapat mempengaruhi karakter dan perkembangan mental anak, jadi gunakanlah kata-kata yang membangun dan penuh kasih sayang," tambahnya.

Setelah pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Banyak wali murid yang antusias mengajukan pertanyaan, terutama tentang perbedaan pola asuh tradisional dan modern. Diskusi ini memberikan wawasan baru bagi mereka, membuka peluang untuk refleksi dan perubahan dalam cara mereka mendidik anak.

Di penghujung acara, Dr. Rofiqoh mengajak para wali murid untuk bersama-sama menyuarakan jargon: “Saya siap mengantarkan anak saya menjadi sarjana.” Kalimat ini tidak hanya menggugah semangat, tetapi juga menjadi simbol komitmen orang tua dalam mendukung pendidikan anak mereka, terutama di Dusun Jarak Ijo, di mana menjadi sarjana masih merupakan impian yang jarang terwujud.

Di akhir acara, Ibu Rofiqoh berharap agar materi yang telah disampaikan dapat diterapkan oleh para wali murid di kehidupan sehari-hari, dengan harapan anak-anak mereka tidak hanya terhindar dari stunting, tetapi juga tumbuh sehat secara fisik dan mental. Acara ini ditutup dengan sesi foto bersama dan pemberian sertifikat kepada Dr. Hj. Rofiqoh, sebagai bentuk apresiasi dari mahasiswa KKM 78 UIN Malang.

Dengan adanya acara ini, diharapkan para orang tua di Dusun Jarak Ijo semakin sadar akan pentingnya peran mereka dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak, serta dapat menerapkan pola asuh yang lebih baik ke depannya.

Kontributor: Nadia Febri Amalia Putri, dkk

Editor: Azman Fawwazi

 

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up