Mahasiswa KKM 161 terjun langsung ke setiap pos posyandu untuk membantu pelaksanaan kegiatan rutin, seperti penimbangan berat badan anak, pengukuran tinggi badan, serta memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Keikutsertaan mereka tidak hanya meringankan tugas para kader posyandu, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia.
Selain membantu teknis pelaksanaan posyandu, mahasiswa juga berperan dalam penguatan peran kader posyandu. Mereka membantu mengatur jalannya kegiatan agar lebih terstruktur, serta memberikan panduan dalam pencatatan data kesehatan ibu dan anak. Dengan adanya kolaborasi ini, efektivitas pelayanan posyandu diharapkan meningkat, sehingga masyarakat semakin percaya dan terbantu dengan keberadaan posyandu.
Tak hanya itu, Mahasiswa KKM 161 juga mengadakan sesi edukasi kesehatan bagi ibu-ibu dan warga yang hadir di posyandu. Materi yang diberikan mencakup pentingnya pemenuhan gizi anak, manfaat imunisasi, serta tips menjaga kesehatan keluarga. Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pola hidup sehat dan peran penting posyandu dalam menjaga kesehatan keluarga.
Partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga bagi mereka sendiri. Melalui pengalaman ini, mereka mendapatkan pemahaman lebih mendalam tentang sistem pelayanan kesehatan di desa serta pentingnya sinergi antara berbagai pihak dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, keterlibatan Mahasiswa KKM 161 Gantari Bhumi UIN Malang di posyandu Desa Kemiri menjadi bukti nyata kontribusi mereka dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Posyandu bukan sekadar tempat layanan kesehatan, tetapi juga simbol kolaborasi yang memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kontributor: Hanum
Editor: Azman Fawwazi



