HUMAS UIN MALANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Mandiri Integrasi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) kian berkontribusi besar dalam pengelolaan program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Nyurlembang, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Jumat (27/1/2024). Melalui pendekatan inovatif berbasis Sketsa Desa, Bagan Musim, dan Diagram Kelembagaan (SKB), program ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan nyata masyarakat.
Dipimpin oleh Ibu Sukri Dewi Rahmadyawati, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Nyurlembang, kegiatan ini juga menghadirkan Widuri Handayani, sekretaris PKK, sebagai pemateri utama. Dalam paparannya, Widuri menjelaskan pentingnya memahami dasar hukum, pengelolaan program, dan struktur kelembagaan dalam mendukung keberlanjutan PKK. Ia menegaskan, “Program adalah ruhnya lembaga. Penyusunan yang tepat membutuhkan pengkajian matang. Metode SKB memungkinkan program berbasis kebutuhan, bukan sekadar keinginan.”
Nyurlembang: Pelopor Inovasi Perencanaan Berbasis SKB
Kecamatan Narmada menjadi satu-satunya wilayah yang menggunakan pendekatan SKB dalam penyusunan program PKK. Desa Nyurlembang, sebagai salah satu dari dua desa yang mengadopsi metode ini, menunjukkan komitmen tinggi dalam membangun program strategis yang mengintegrasikan analisis sketsa desa, perubahan musim, dan struktur kelembagaan.
Menurut Ibu Dwi, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Nyurlembang, kolaborasi dengan mahasiswa KKM sangat membantu. “Anak-anak KKM sangat luar biasa. Kontribusi mereka sangat signifikan dan memberikan dasar kuat bagi keberlanjutan program kami,” ungkapnya.
PKK: Inklusif untuk Semua
PKK kerap diidentikkan dengan perempuan, namun kegiatan ini juga menyoroti pentingnya keterlibatan laki-laki dalam mendukung keberhasilan program. Dalam diskusi interaktif, mahasiswa KKM menekankan perlunya kolaborasi lintas gender untuk menciptakan program yang inklusif dan berdaya guna bagi seluruh masyarakat.
Mahasiswa KKM juga memperkenalkan ide-ide kreatif berbasis digital untuk memperkuat program PKK. “Pengalaman ini mengajarkan kami untuk berpikir inovatif dan lebih memahami kebutuhan masyarakat,” ujar Muhammad Nur, ketua kegiatan KKM ini.
Sinergi untuk Kesejahteraan Berkelanjutan
Melalui kolaborasi ini, Desa Nyurlembang diharapkan menjadi model bagi desa-desa lain dalam menyusun program berbasis kebutuhan nyata. Metode SKB tidak hanya relevan untuk PKK, tetapi juga dapat diterapkan secara luas dalam pembangunan desa yang berkelanjutan.
Kegiatan ini membuktikan bahwa sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dapat menghasilkan dampak positif yang nyata. Mahasiswa KKM Mandiri Integrasi UIN Malang tidak hanya belajar dari masyarakat tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan desa.
Dengan pendekatan SKB, Desa Nyurlembang tidak hanya memperkuat nilai tradisi lokal tetapi juga menunjukkan kesiapan untuk beradaptasi dengan tantangan zaman. Program berbasis kebutuhan ini menjadi bukti nyata bahwa kerja sama lintas generasi dan sektor mampu menciptakan perubahan yang bermakna. (mn/sf)
Kontributor: Muhammad Nur
Editor: Sulthan Fathani Elsyam



