HUMAS UIN MALANG - Moderasi beragama menjadi fokus utama dalam membangun karakter generasi muda yang toleran dan cinta damai. SDN 02 Mulyoarjo telah mengimplementasikan berbagai program untuk menanamkan nilai-nilai moderasi beragama kepada anak-anak sejak dini (6-20/1).
Salah satu program yang dilaksanakan adalah Sekolah Plus Ngaji (SPN) yang berlangsung setiap Selasa hingga Kamis sebelum kegiatan belajar mengajar. Selain itu, sekolah juga menyelenggarakan kegiatan keagamaan lainnya seperti sholat Dhuha, pembacaan Yasin, dan Tahlil setiap hari Jumat.
Kepala Sekolah SDN 02 Mulyoarjo, Anna Kristiani, yang beragama Kristen, menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan berbasis nilai moderasi beragama. Ia tidak membatasi para muridnya untuk mengikuti agamanya, sehingga menjadi contoh nyata toleransi dan moderasi di sekolah dasar.
SDN 02 Mulyoarjo juga menampung anak-anak berkebutuhan khusus, seperti tuna rungu, depresi, dan terlambat dalam kemampuan membaca. Namun, mereka memiliki sikap toleransi yang tinggi sehingga tidak ada perbedaan di antara mereka.
Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 6 hingga 20 Januari dan memberikan dampak positif pada pembentukan karakter siswa yang lebih religius dan toleran.
Kontributor: KKM 188 UIN Malang
Editor: Edy Hyto



