Seminar Cegah Pernikahan Dini dan Stunting Generasi Muda
Abadi Wijaya Kamis, 16 Januari 2025 . in Berita . 492 views

 

8556_oke.jpeg

HUMAS UIN MALANG – Dalam upaya menekan angka pernikahan dini dan stunting di masyarakat, Mts Al-Fathoni Poncokusumo mengadakan seminar bertajuk “Pencegahan Pernikahan Dini dan Bahaya Stunting” pada Selasa (14/1). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh siswa-siswi sekolah dengan tujuan memberikan edukasi mendalam tentang dampak jangka panjang pernikahan dini, baik bagi individu maupun generasi mendatang.  

Dalam seminar ini, para pemateri menyoroti pentingnya kesiapan mental, fisik, dan finansial sebelum memasuki pernikahan. Dijelaskan pula bahwa stunting—yang merupakan kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis—sering kali terjadi pada anak-anak yang lahir dari pasangan muda yang belum siap menghadapi tanggung jawab sebagai orang tua. Hal ini menjadi perhatian serius mengingat stunting dapat berdampak pada perkembangan fisik dan kognitif anak dalam jangka panjang.  

Seminar berlangsung dengan suasana interaktif, di mana para siswa diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi dengan para pemateri. Mereka diajak memahami risiko pernikahan dini yang tidak hanya berpengaruh pada kehidupan pribadi, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat secara luas. Dengan pendekatan ini, siswa-siswi tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga termotivasi untuk menjadi agen perubahan di lingkungan sekitar mereka.

8558_p.jpg

Salah satu peserta seminar, Rahma Fitriani (15), berbagi pandangannya setelah mengikuti kegiatan ini. “Dulu saya pikir pernikahan dini hanya soal cinta atau keputusan pribadi, tapi sekarang saya sadar ada dampak besar yang harus dipikirkan. Dari seminar ini saya belajar kalau kesiapan mental, fisik, dan ekonomi itu sangat penting sebelum menikah. Saya harap ke depannya angka pernikahan dini dan stunting di masyarakat bisa berkurang,” ujarnya dengan antusias.  

Melalui seminar ini, pihak sekolah berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menekan angka pernikahan dini dan stunting di masyarakat. Kepala sekolah, dalam sambutannya, menegaskan pentingnya peran generasi muda sebagai pionir perubahan. “Kami ingin para siswa memahami bahwa keputusan besar seperti pernikahan harus diambil dengan bijak dan penuh persiapan. Selain itu, mencegah stunting sejak dini adalah tanggung jawab bersama untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan cerdas,” katanya.  

Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari para peserta dan diharapkan menjadi langkah awal dari berbagai upaya edukasi serupa di masa depan. Dengan semangat ini, Mts Al-Fathoni terus berkomitmen untuk memberikan pendidikan tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam hal kesadaran sosial bagi siswanya.  
Reporter: Azman Fawwazi
Foto: Muhammad Rifqi

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up