Tarranita Kusumadewi Raih Gelar Doktor dengan Penelitian Urban Heat Island di Kota Malang
Abadi Wijaya Senin, 6 Januari 2025 . in Berita . 342 views
8493_tarranita.jpg

HUMAS UIN MALANG– Dr. Tarranita Kusumadewi, MT salah satu dosen arsitektur di Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, telah menambah daftar panjang dosen bergelar doktor di fakultas tersebut. Ia mampu menyelesaikan studi doktoralnya dalam waktu 8 semester dengan IP 4.00 dan dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude pada Program Doktor Ilmu Lingkungan di Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya Malang. Dengan disertasi berjudul “Pemodelan Mitigasi Urban Heat Island (UHI) di Kawasan Permukiman Kota Malang,” Tarranita berhasil menyelesaikan program doktoralnya di bawah bimbingan Promotor Prof. Dr. Ir. Surjono, M.TP., Prof. Amin Setyo Leksono, S.Si., M.Si, Ph.D., dan Dr. Yunifa Miftachul Arif, M.T. Senin, 6 Januari 2025.

8495_wr.png


Dalam disertasinya, Tarranita mengungkapkan bahwa urbanisasi di Kota Malang selama sepuluh tahun terakhir telah menghasilkan pembangunan infrastruktur yang signifikan, terutama di kawasan permukiman. Perubahan ini memicu fenomena **Urban Heat Island (UHI)**, yaitu kondisi di mana suhu di area perkotaan lebih tinggi dibandingkan daerah pedesaan.
“Fenomena UHI memberikan dampak negatif bagi perkotaan, seperti peningkatan gelombang panas, penyakit kronis, degradasi kualitas udara, konsumsi energi berlebihan, dan ancaman terhadap keanekaragaman hayati,” jelasnya.
Penelitian Tarranita berfokus pada pulau panas permukaan perkotaan (SUHI) yang teridentifikasi di kawasan permukiman Kota Malang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memetakan pola distribusi UHI di kawasan permukiman Kota Malang, menentukan karakteristik kawasan permukiman tipikal UHI berdasarkan data kawasan eksisting, serta membuat pemodelan mitigasi UHI dengan strategi yang tepat.
Menggunakan data terbuka dari Google Earth Engine (GEE) yang diolah melalui QGIS, Tarranita menghasilkan peta spasial persebaran UHI berdasarkan variabel yang memengaruhi. Model prediksi divalidasi menggunakan Machine Learning Support Vector Regression (ML SVR), sementara simulasi kondisi mikroklimat dilakukan dengan software ENVI-met. “Pendekatan ini memastikan keakuratan data dan model mitigasi yang dihasilkan,” jelasnya.
Tarranita mengidentifikasi 42 kawasan permukiman terencana dan 115 kawasan permukiman tidak terencana di Kota Malang yang terdampak UHI dalam satu dekade terakhir. Berdasarkan indikator tapak dan bangunan, kawasan ini terbagi menjadi dua kategori: high building density dan medium building density.
Pada kawasan permukiman terencana, pola jalan didominasi oleh grid dan paralel, sedangkan kawasan permukiman tidak terencana lebih banyak menggunakan pola irregular grid dan organic. Tarranita memodelkan kawasan permukiman ini menggunakan SketchUp dan memvalidasinya dengan software ENVI-met, menunjukkan tingkat akurasi tinggi dengan selisih temperatur maksimal 0,3°C.
Strategi mitigasi diterapkan menggunakan metode TOPSIS-Fuzzy dan diuji kembali dalam model simulasi ENVI-met. Hasil menunjukkan penurunan suhu rata-rata yang signifikan berada di kawasan Permukiman Terencana: Penurunan suhu mulai dari 0,31°C hingga 2,5°C. Kawasan Permukiman Tidak Terencana: Penurunan suhu mulai dari 1,53°C hingga 2,61°C. “Hasil ini menunjukkan bahwa solusi mitigasi lebih efektif diterapkan di kawasan permukiman tidak terencana. Pemodelan ini dapat menjadi dasar kebijakan pembangunan kawasan permukiman berkelanjutan di Kota Malang,” ungkap Tarranita.
Penelitian ini menawarkan langkah strategis untuk mengurangi dampak UHI di kawasan perkotaan melalui mitigasi berbasis data dan simulasi. Tarranita berharap hasil penelitiannya dapat diimplementasikan dalam kebijakan pengelolaan lingkungan dan perencanaan kota.
Sebagai mantan Kaprodi Arsitektur UIN Malang, Tarranita terus menunjukkan komitmen dalam pengembangan ilmu arsitektur dan lingkungan. Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama Fakultas Sains dan Teknologi UIN Malang, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan berkelanjutan di Kota Malang. Selamat kepada Dr. Tarranita Kusumadewi atas prestasinya, dan semoga bisa terus berkontribusi untuk kemajuan kualitas pendidikan di negeri tercinta ini!.

8494_bersama.jpg

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up