HUMAS UIN MALANG - Senin, (27/1), mahasiswa KKM 78 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang yang tergabung dalam kelompok Abhiseva Shankara menggelar peringatan Isra Miraj dengan tema "Mempererat Ukhuwah dengan Semangat Mencari Berkah" sekaligus memperingati ulang tahun Nahdlatul Ulama (NU) yang ke-102. Acara ini berlangsung di Dusun Jarak Ijo, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, dan mendapatkan sambutan hangat dari seluruh warga yang hadir dengan penuh antusiasme.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi warga Dusun Jarak Ijo sebagai bentuk panjatan doa menjelang peringatan Isra Miraj 1446 H. Meskipun malam itu kabut tebal menyelimuti desa, semangat para warga tetap tinggi untuk menghadiri acara yang penuh keberkahan ini. Acara ini menghadirkan KH. Choirul Anam, pengasuh Pondok Pesantren Manarul Huda 2 Tunggul Wulung, sebagai penceramah utama. Selain itu, lantunan sholawat dari Majelis Sholawat Anwarul Qulub turut mengiringi jalannya acara, menambah nuansa religius yang syahdu.
Rangkaian acara dimulai dengan Tahlil dan Sholawat Nabi sebagai pembuka, diikuti oleh Mahalul Qiyam sebagai penghormatan atas kedatangan KH. Choirul Anam. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pembacaan Qiro’ah oleh salah satu mahasiswa KKM, Muhammad Mustofa Seknun, yang disambut dengan penuh kekhusyukan oleh para hadirin. Setelah itu, Ketua KKM Abhiseva Shankara bersama Ketua Dusun Jarak Ijo, Bapak Joko Utomo, menyampaikan sambutan.
Sebelum memasuki sesi utama, dilakukan penyerahan sertifikat penghargaan kepada perangkat dusun, yang diwakili oleh Bapak Joko Utomo, serta penyerahan sertifikat TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur’an) yang diwakili oleh Bapak Ghofur, selaku Ketua TPQ Dusun Jarak Ijo. Penyerahan sertifikat ini menjadi bentuk apresiasi atas peran penting masyarakat dalam mendukung pendidikan keagamaan di desa tersebut.
Acara inti berupa Mauidhoh Hasanah disampaikan oleh KH. Choirul Anam, yang menyoroti pentingnya mendidik anak agar menjadi pribadi yang sholeh dan sholihah sesuai dengan syariat Islam. Beliau juga menekankan betapa dahsyatnya kalimat tasbih, tahmid, dan tahlil sebagai bentuk dzikir kepada Allah. Selain itu, beliau mengingatkan masyarakat akan bahaya penggunaan gadget di era digital, terutama dampaknya bagi generasi muda dan orang tua. Setelah menyampaikan ceramahnya, KH. Choirul Anam memimpin sesi doa bersama, memohon keberkahan dan keselamatan bagi seluruh warga.
Sebagai penutup, seluruh peserta yang hadir, termasuk perangkat desa dan tim sholawat, mengabadikan momen kebersamaan dengan sesi foto bersama. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM Abhiseva Shankara berharap agar peringatan Isra Miraj dapat terus dilaksanakan di tahun-tahun mendatang sebagai wujud penguatan iman dan ihsan bagi warga Dusun Jarak Ijo.
Kontributor: Galih Dayung Prayogo, dkk
Editor: Azman Fawwazi



