HUMAS UIN MALANG, (26/1) – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 189 Abipraya Laksana turut serta dalam mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Dusun Klosot, Desa Sidoadi. Salah satu program unggulan mereka adalah membantu promosi usaha budidaya jamur milik Pak Rohman agar lebih dikenal masyarakat luas. Program ini telah dimulai sejak 9 Januari 2025 dan mencapai puncaknya dengan pemasangan banner promosi pada 26 Januari 2025. Kesepakatan ini merupakan hasil diskusi bersama mahasiswa KKM dan Pak Rohman untuk menentukan strategi pemasaran yang paling efektif. Usaha budidaya jamur yang dikelola Pak Rohman telah berjalan selama tujuh tahun. Awalnya, pemasaran dilakukan secara sederhana melalui metode dari mulut ke mulut, di mana pelanggan yang puas akan merekomendasikan produknya. Seiring dengan berkembangnya usaha, Pak Rohman mulai mencoba pemasaran digital dengan mencantumkan nomor kontak WhatsApp dan membuat channel YouTube. Namun, masih terdapat kendala dalam mengeksplorasi lebih jauh potensi pemasaran digital yang lebih luas. Menyadari kebutuhan ini, mahasiswa KKM 189 Abipraya Laksana berinisiatif untuk membantu dengan membuat banner promosi. Sebelumnya, usaha budidaya jamur ini belum memiliki media promosi visual seperti banner, sehingga banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaannya.
Dalam proses pembuatan banner, Pak Rohman turut serta dalam menentukan informasi yang akan dicantumkan. Banner tersebut dirancang dengan beberapa elemen penting, di antaranya nomor kontak WhatsApp untuk pemesanan dan informasi lebih lanjut, jenis produk yang dijual seperti jamur tiram, baglog (media tanam jamur), dan serbuk kayu, serta desain yang menarik dan informatif agar dapat dengan mudah menarik perhatian masyarakat. Sebelum dicetak dan dipasang, desain banner dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Pak Rohman untuk memastikan semua informasi sesuai dengan kebutuhan usahanya. Setelah disetujui, banner kemudian dipasang di lokasi strategis, tepat di depan usaha budidaya jamur milik Pak Rohman. Posisi ini dipilih agar masyarakat lebih mudah mengenali dan mengetahui keberadaan usaha tersebut.
Dengan adanya banner ini, diharapkan usaha budidaya jamur Pak Rohman semakin dikenal masyarakat sekitar dan menjangkau pasar yang lebih luas. Selain itu, langkah ini menjadi titik awal bagi Pak Rohman untuk lebih terbuka terhadap peluang pemasaran digital lainnya guna meningkatkan daya saing usahanya. Mahasiswa KKM Kelompok 189 Abipraya Laksana berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi UMKM yang mereka bantu serta menjadi pengalaman berharga bagi mereka dalam menerapkan ilmu akademik ke dalam kehidupan masyarakat. Semoga inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi mahasiswa lainnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi desa melalui inovasi pemasaran yang kreatif dan efektif.
Kontributor: Sella Anisa & Firdha Lailatul Kharimah
Editor: Azman Fawwazi



