HUMAS UIN MALANG – Program Studi Magister Pendidikan Matematika Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang menggelar asesmen lapangan selama dua hari oleh tim asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Asesmen ini dilakukan oleh Prof. Dr. St. Budi Waluyo, M.Si., dari Universitas Negeri Semarang dan Dr. Nurhayati, M.Si., dari Universitas Tadulako. Kegiatan ini berlangsung sejak Jumat, 21 Februari 2025.
Kegiatan opening asesmen ini dihadiri langsung oleh Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA., didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag., Kepala Biro AUPK, Dr. H. Muhtar Hazawawi, Kepala Biro AAKK, Dr. H. Barnoto, M.Pd.I., Dekan FITK, Prof. Dr. H. Nur Ali, M.Pd., serta jajaran wakil dekan, ketua program studi, dan perwakilan guru besar.
Dalam sambutannya, Prof. Zainuddin menegaskan bahwa UIN Maliki Malang terus berupaya menjadi kampus unggul bereputasi internasional. “Alhamdulillah, UIN Maliki Malang telah berhasil mencapai akreditasi unggul dan saat ini sedang berupaya mendapatkan pengakuan akreditasi internasional melalui ASIIN,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa status akreditasi unggul telah diraih sejak 2023. Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika. Selain itu, menurut pemeringkatan UniRank, UIN Maliki Malang menempati peringkat 169 di tingkat Asia dan peringkat 191 di Asia Tenggara.
Prof. Dr. St. Budi Waluyo dalam sambutannya mengapresiasi sambutan hangat dari pihak UIN Maliki Malang. Ia menegaskan bahwa asesmen dalam dunia pendidikan merupakan proses yang wajar dan bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan.
“Asesmen lapangan bertujuan mengumpulkan data akurat tentang kondisi di lapangan, menganalisis permasalahan, menentukan prioritas tindakan, serta mengembangkan rencana yang efektif,” jelasnya. Lebih lanjut, ia memaparkan manfaat asesmen ini, di antaranya meningkatkan keakuratan data, efektivitas tindakan, efisiensi sumber daya, serta kemampuan dalam pengambilan keputusan.
Ia juga menegaskan bahwa tugas tim asesor adalah mengklarifikasi dokumen yang telah dilaporkan oleh pihak kampus. “Kedatangan kami bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk mencocokkan data yang disampaikan dengan kondisi di lapangan,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Prof. Budi menyampaikan permohonan maaf jika dalam proses asesmen terdapat kebutuhan dokumen tambahan yang mungkin merepotkan pihak kampus. “Kami berharap asesmen ini dapat memberikan hasil optimal bagi kemajuan Program Studi Magister Pendidikan Matematika FITK UIN Maliki Malang,” pungkasnya.
Dengan pelaksanaan asesmen ini, diharapkan Program Studi Magister Pendidikan Matematika FITK dapat terus berkembang dan meningkatkan mutu akademiknya demi mencapai akreditasi yang lebih baik di masa depan.



