HUMAS UIN MALANG, (1/3) – Seminar bertajuk “Stunting: Pencegahan Gizi Buruk pada Anak” sukses diselenggarakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Internasional UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di Lorong Sungai Mulia 5, Kampung Sungai Mulia, Jalan Gombak, Kuala Lumpur, Malaysia. Kegiatan ini dihadiri oleh para orang tua siswa Sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5 dan dipandu langsung oleh mahasiswa sebagai pemateri.
Seminar ini bertujuan memberikan edukasi mengenai stunting kepada para orang tua, termasuk pengertian, dampak jangka panjang, hingga langkah-langkah pencegahan melalui pola makan sehat dan asupan gizi yang seimbang. Pemateri juga memaparkan menu harian bergizi yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sesi diskusi menjadi bagian yang paling dinanti dan berlangsung interaktif. Salah satu peserta bertanya, “Bagaimana jika dalam seribu hari pertama seorang ibu tidak bisa memberikan ASI secara penuh? Apakah susu formula bisa menggantikannya?” Pemateri menjelaskan bahwa susu kambing secara biologis lebih mendekati ASI daripada susu sapi, namun tetap perlu disesuaikan dengan kondisi dan konsultasi medis.
Komentar ringan namun jujur dari seorang ibu, “Oh begitu ya, Kak. Tapi sekarang saya sudah tidak hamil lagi,” mengundang tawa hangat dari peserta. Pemateri pun menyarankan agar informasi tersebut disebarluaskan kepada kerabat dan tetangga yang tengah hamil atau memiliki bayi, agar manfaat dari seminar ini bisa menjangkau lebih banyak pihak.
Pertanyaan lain pun muncul seputar kebiasaan makan anak. “Anak saya tiap hari makan telur. Apakah itu baik?” tanya seorang ibu. Dijelaskan bahwa telur memang sumber protein yang baik, namun tetap perlu diimbangi dengan asupan lain seperti sayur, tempe, atau ikan agar kebutuhan gizi anak terpenuhi secara optimal.
Kegiatan ini menjadi ajang yang penuh manfaat dan inspirasi. Dengan suasana yang santai namun penuh makna, seminar ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran orang tua akan pentingnya gizi yang tepat sejak dini demi mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
“Melalui seminar ini, kami ingin mengedukasi sekaligus menguatkan peran orang tua sebagai garda terdepan dalam pencegahan stunting di lingkungan keluarga,” ujar salah satu panitia.
Semangat peserta yang tinggi menjadi bukti bahwa seminar seperti ini sangat dibutuhkan dan berpotensi memberikan dampak besar bagi kesehatan generasi mendatang.
Kontributor: Amelia Nur Rochim
Editor: Azman Fawwazi



