HUMAS UIN MALANG, (1/3) – Suasana hangat dan penuh antusiasme menyelimuti Lorong Sungai Mulia 5, Kampung Sungai Mulia, Jalan Gombak, Kuala Lumpur, dalam sebuah seminar parenting bertajuk “Siap Menjadi Orang Tua yang Bersahabat: Pendidikan Anak dalam Islam”. Acara ini menjadi ajang refleksi dan pembelajaran bagi para orang tua siswa, yang dihadiri oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Malang sebagai pemateri.
Seminar dimulai dengan pemaparan materi yang mengupas konsep pola asuh dalam Islam, dilanjutkan sesi diskusi interaktif yang menggugah banyak pertanyaan serta pengalaman dari para peserta. Diskusi berjalan hangat dan terbuka. Salah satu orang tua menyampaikan keresahannya, “Bagaimana agar kita tidak terlalu sering memarahi anak? Saya sebenarnya tidak ingin marah, tapi ketika saya marah, anak justru semakin menjauh.”
Pertanyaan ini mengawali diskusi yang lebih luas tentang pentingnya komunikasi yang lembut dan pola asuh yang bersahabat. Para pemateri dari UIN Malang memberikan panduan berdasarkan nilai-nilai Islam dan prinsip psikologi perkembangan anak. Tak hanya itu, topik yang tak kalah menarik seperti kecanduan gadget juga mengemuka. Seorang ayah berbagi metode unik dalam mengelola penggunaan handphone pada anak. Ia menyarankan agar handphone tetap menjadi milik orang tua, serta mengajak anak membandingkan hasil kegiatan setelah bermain gadget dan menulis selama 20 menit. Pendekatan ini bertujuan membangun kesadaran anak terhadap dampak aktivitas digital yang berlebihan.
“Tidak ada anak yang nakal atau berani,” tegas salah satu pemateri. “Anak-anak lahir dalam keadaan fitrah. Tantangan sesungguhnya adalah bagaimana orang tua bisa menjadi teladan yang baik dan membimbing mereka dengan cinta.”
Seminar ini diharapkan menjadi titik awal yang mencerahkan bagi para orang tua dalam membangun hubungan yang lebih harmonis dengan anak-anak mereka, berdasarkan nilai-nilai Islam yang penuh kasih sayang. Diharapkan kegiatan seperti ini terus digelar sebagai upaya menanamkan prinsip pengasuhan Islami demi mencetak generasi penerus yang berakhlak mulia.
Kontributor: Amelia Nur Rochim
Editor: Azman Fawwazi



