HUMAS UIN MALANG-Suasana penuh semangat dan tawa mewarnai halaman Mabna Ibnu Rusyd pada Ahad pagi, dalam rangkaian acara Gebyar Mabna yang diisi dengan senam pagi dan dilanjutkan dengan lomba estafet antar perdampingan kamar. Kegiatan ini diadakan sebagai upaya untuk mempererat ukhuwah, melatih kerja sama tim, serta menumbuhkan semangat sportifitas di kalangan mahasantri. Malang, 25 Mei 2025
Lomba estafet yang berlangsung seru dan kompetitif ini melibatkan seluruh kamar sebagai tim peserta. Setiap tim terdiri dari 6-15 orang orang yang harus menyelesaikan tantangan estafet berupa lari mengunakan kardus, memindahkan air dan mencari koin diantara tumpukan tepung secara bergantian dengan berbagai rintangan kecil yang telah disiapkan oleh Musyrif dan Muharrik mabna.
"Kegiatan ini dirancang agar tidak hanya menyehatkan fisik, tapi juga menguatkan kekompakan dan koordinasi antar anggota kamar," ungkap Ja'far Sodiq, selaku ketua pelaksana Gebyar Mabna Ibnu Rusyd 2025.
Sorak sorai dan dukungan dari mahasantri lainnya menambah semarak perlombaan. Tercatat, kamar 30&32 dampingan Bang Rifqi berhasil menjadi juara pertama setelah tampil solid dan cepat dalam menyelesaikan lintasan. Posisi kedua diraih kamar 7&9 dampingan Bang Adil disusul kamar 14&16 dampingan Bang Idhom di posisi ketiga.
“Saya senang bisa ikut lomba ini. Awalnya deg-degan, tapi setelah lari dan basah-basahan rasanya puas banget karena bisa kerja sama dengan teman-teman,” ujar Ilham, salah satu peserta lomba.
Acara ditutup dengan foto bersama seluruh mahasantri dan musyrif. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa mabna tidak hanya menjadi tempat belajar dan beribadah, tapi juga wadah membentuk karakter, kekompakan, dan jiwa sehat mahasantri.
Editor: M.Syahri.R



