PMII Kopri Tanam Asa Lewat Sedekah Asoka di UIN Malang
Abadi Wijaya Rabu, 4 Juni 2025 . in Berita . 299 views
9482_pmii.jpeg

HUMAS UIN MALANG – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Indonesia 2025, Korps PMII Putri (Kopri) Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Gerakan Sedekah Pohon Asoka” yang dikemas dalam bentuk seminar lingkungan hidup dan aksi tanam pohon. Acara berlangsung pada Rabu, (4/6), bertempat di ruang Microteaching Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Mengusung tema besar "Perempuan, Budaya, dan Alam", kegiatan ini menjadi ruang temu gagasan antara aktivis lingkungan, akademisi, seniman, dan pejabat pemerintah. Empat narasumber dari lintas bidang hadir memberikan perspektif tentang peran strategis perempuan dalam pelestarian lingkungan.

Ketua Lesbumi NU Kota Malang, Fathul H. Pranatapraja, membuka sesi seminar dengan materi “Kepemimpinan: Lestari Alam melalui Kebudayaan”. Ia menekankan pentingnya menghidupkan nilai-nilai kearifan lokal sebagai landasan pelestarian lingkungan serta menjadikan seni budaya sebagai media edukasi masyarakat yang inklusif.

Dilanjutkan oleh Wakil Rektor Bidang AUPK UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nurdiana, M.Si, yang memaparkan topik “Kepemimpinan Spiritual: Paradigma Baru dalam Menghadapi Era Disrupsi”. Dalam pemaparannya, ia mengajak generasi muda untuk membumikan konsep ecotheology, sebuah gagasan yang menggabungkan kesadaran ekologis dan spiritual sebagaimana digaungkan oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar.

9483_pmii.jpeg

Sesi ketiga diisi oleh Aquarina Kharisma Sari, penulis dan aktivis gender, dengan materi “Anti-Feminisme: Ideologi Keibuan dalam Politik Nusantara”. Ia mengajak peserta untuk melihat peran keibuan sebagai kekuatan ideologis yang dapat memperkuat narasi perempuan dalam ruang publik, khususnya dalam perjuangan menjaga lingkungan hidup.

Sebagai pemateri terakhir, Dr. Ir. Jumadi, M.MT, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, menyampaikan materi “Deforestasi dan Peran Strategis Masyarakat Adat dalam Kelestarian Hutan”. Ia menekankan pentingnya melibatkan masyarakat adat sebagai aktor utama dalam pelestarian hutan, karena kearifan lokal mereka terbukti efektif menjaga ekosistem.

Kegiatan ini dihadiri puluhan peserta dari kalangan mahasiswa, akademisi, dan pegiat lingkungan. Ketua Kopri PKC PMII Jawa Timur, Zumrotun Nafisah, dalam sambutannya menegaskan bahwa gerakan ini adalah bentuk nyata keterlibatan perempuan dalam isu-isu ekologis yang seringkali terabaikan.

“Kopri Jatim memiliki misi besar untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi perempuan dalam berbagai sektor, termasuk lingkungan. Sedekah pohon bukan hanya simbol, tetapi juga ajakan untuk bertindak,” ujarnya.

Usai seminar, peserta melanjutkan kegiatan dengan aksi simbolik penanaman pohon Asoka di area kampus UIN Malang. Aksi ini menjadi bukti bahwa langkah kecil bisa bermakna besar, terutama jika dilakukan dengan semangat cinta terhadap bumi.

Dengan menyatukan semangat perempuan, budaya, dan alam, PMII Kopri Jatim menunjukkan bahwa gerakan mahasiswa mampu menjadi motor perubahan menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up