MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY — Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang periode 2021–2025 menggelar kegiatan “Pisah Kenang” dengan melakukan kunjungan edukatif dan kebudayaan ke sejumlah destinasi bersejarah di Yogyakarta dan Solo, pada 19 hingga 21 Juli 2025. Agenda ini menjadi penutup masa kepengurusan sekaligus ajang mempererat solidaritas antaranggota DWP sebelum berganti estafet kepemimpinan.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus DWP UIN Maliki Malang. Mereka mengunjungi beberapa lokasi ikonik seperti Keraton Surakarta dan destinasi edukatif lain di Solo yang menyimpan nilai sejarah, seni, dan budaya. Menurut Ketua DWP UIN Maliki Malang, Dra. Hj. Shofiyah Zainuddin, rihlah ini merupakan bentuk penghargaan atas kebersamaan yang telah terjalin selama empat tahun terakhir, sekaligus momen menyambut kepengurusan baru yang akan datang.
“Saya berharap nanti setelah kepengurusan saya saat ini, bisa dilanjutkan oleh ketua DWP yang mampu menjadi jembatan bagi kesinambungan program ke depan. Terlebih, untuk ibu-ibu yang lainnya agar tetap terus memberikan dukungan kepada ketua DWP terbaru,” ujar Ibu Shofiyah saat diwawancarai di sela-sela kegiatan.
Ia juga menambahkan bahwa rihlah ini tidak sekadar kegiatan rekreatif, tetapi juga memiliki makna mendalam dalam membangun rasa kebersamaan dan kekompakan antaranggota. “Rihlah ini harapannya bisa menumbuhkan rasa kekeluargaan, kekompakan, terlebih juga terkait semangat untuk terus saling mendukung,” tambahnya.
Selama tiga hari berturut-turut, rombongan pengurus DWP melakukan kunjungan ke berbagai tempat edukatif dan bersejarah. Di Solo, mereka mengunjungi Keraton Surakarta sebagai simbol budaya Jawa dan pusat pemerintahan Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Selain itu, mereka juga menyambangi Taman Sari, bekas taman kerajaan yang menyimpan jejak kejayaan arsitektur dan fungsi sosial budaya di masa lalu.
Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Yogyakarta, di mana rombongan DWP UIN Maliki mengunjungi kawasan batik Laweyan serta museum-museum edukatif yang memperkenalkan warisan budaya lokal. Tak hanya menikmati wisata sejarah, para peserta juga diajak untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan dan kontribusi perempuan dalam membangun pendidikan, keluarga, dan masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi Dharma Wanita sebagai mitra strategis dalam mendukung pengembangan kualitas SDM, khususnya di lingkungan UIN Maliki Malang.
Dharma Wanita Persatuan merupakan organisasi yang menghimpun istri-istri pegawai ASN, dosen, dan tenaga kependidikan. Peran DWP tidak hanya terbatas pada kegiatan sosial, tetapi juga sebagai bagian dari penguatan karakter dan kesejahteraan keluarga akademik. Melalui kegiatan seperti ini, DWP ingin menegaskan pentingnya regenerasi perempuan aktif yang memiliki semangat belajar, kepedulian sosial, serta kemauan berorganisasi secara kolektif. Harapannya, kepengurusan DWP ke depan dapat meneruskan legacy organisasi dengan inovasi dan semangat yang terus menyala.
Kegiatan rihlah ini disambut antusias oleh seluruh anggota. Mereka mengungkapkan rasa bahagia bisa menjalin relasi lebih erat dengan sesama anggota, sembari mendapatkan pengetahuan baru dari lokasi-lokasi bersejarah yang dikunjungi. Bagi banyak peserta, kunjungan ini bukan hanya menambah wawasan sejarah, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat rasa solidaritas yang selama ini tumbuh dalam kegiatan-kegiatan DWP.
Pisah kenang yang dikemas dalam bentuk kunjungan edukatif ini bukan sekadar perpisahan, melainkan titik tolak baru untuk membangun semangat regenerasi dan kesinambungan dalam organisasi. Dengan semangat kebersamaan, harapannya, kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi nyata DWP UIN Maliki Malang dalam mendukung peran perempuan dalam ranah sosial, edukatif, dan kebudayaan secara luas. (nf/*)
Reporetr: Muh. Noaf Afgani



