MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY — Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) Batch 1 yang digelar secara luring selama tiga hari di Hotel Savana, Kota Malang, resmi ditutup dengan hasil menggembirakan. Terbukti, nilai peserta mengalami lonjakan signifikan dari pretest ke posttest, Rabu, 23 Juli 2025.
Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. Helmi Syaifuddin, M.Fil., mengungkapkan bahwa pada saat pretest, sebanyak 30 peserta masih berada di angka 50. Namun, setelah mengikuti pelatihan intensif selama tiga hari, nilai posttest peserta melonjak tajam. “Nilai terendah pada posttest mencapai angka 76. Ini menunjukkan bahwa pelatihan PKDP ini berhasil meningkatkan pemahaman dan kompetensi peserta,” ungkapnya dengan bangga.
Meski pelatihan luring telah selesai, perjuangan peserta belum berakhir. Dr. Helmi menjelaskan bahwa seluruh peserta Batch 1 akan melanjutkan proses pendampingan secara daring melalui Zoom. Mereka telah dibagi ke dalam kelas-kelas kecil yang masing-masing akan dibimbing oleh tutor yang telah ditentukan.
“Para peserta akan melanjutkan tugas penyusunan RPS dan bahan ajar. Mereka juga wajib mengunggah video praktik mengajar dan hasil bahan ajarnya ke link yang telah disediakan panitia,” jelas Helmi. Semua hasil pekerjaan akan direview oleh dosen pembimbing untuk memastikan kualitas dan kesesuaian materi ajar.
Tak hanya itu, peserta PKDP juga diberi tugas menulis artikel ilmiah yang siap untuk disubmit serta membuat konten moderasi beragama. “Semua tugas ini merupakan bagian dari syarat kelulusan peserta PKDP. Jadi, seluruh peserta wajib menuntaskan dan mengunggahnya sesuai jadwal,” tegasnya.
Program PKDP ini menjadi langkah strategis Kementerian Agama RI dalam mencetak dosen-dosen muda yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan pembelajaran abad 21 dengan semangat moderasi beragama.



