Jakarta, 28–30 Juli 2025 — Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai Rakernas LP3H 2025 yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta. 306 peserta dari berbagai lembaga pendamping halal seluruh Indonesia berkumpul untuk satu tujuan mulia: memperkuat ekosistem halal nasional.
Salah satu delegasi yang aktif berkontribusi adalah tim dari Halal Center UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, yang diwakili oleh Eny Yulianti, M.Si. sebagai Ketua Halal Center dan Nurun Nayiroh, M.Si. selaku Koordinator Divisi LP3H. Keduanya tak hanya hadir sebagai peserta tetapi aktif memeberikan usulan dalam sidang sidang pleno yang digelar, menyuarakan usulan usulan para pendamping halal Indonesia.
“Kami percaya bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membina pelaku usaha kecil untuk mendapatkan sertifikasi halal secara gratis dan berkualitas,” ujar Eny Yulianti.
Rakernas ini secara resmi dibuka oleh Ketua BPJPH, Dr. KH. Haikal Al-Afasy, MA (Babe Haikal), yang menekankan pentingnya sinergi antara BPJPH, LP3H, dan masyarakat luas.
“LP3H adalah ujung tombak sertifikasi halal. Mari terus jaga semangat, integritas, dan kolaborasi. Lanjutkan perjuangan untuk Indonesia sebagai pusat halal dunia 2029,” seru beliau dalam pidato pembukaannya.
Salah satu sesi yang menarik perhatian adalah peluncuran inovasi digital BPJPH:
HalalMax, platform cloud berbasis sistem pelacakan real-time yang membantu proses sertifikasi halal lebih cepat dan transparan.
SATRIA Halal penyebutan untuk para pendamping halal yang telah bekerja dengan semangat tinggi tak kenal menyerah.
Sesi yang tak kalah menggugah adalah saat Dr. M. Fariza Y. Irawady, SE., MM. menyampaikan materi inspiratif:
“Hidup Positif dan Bermakna dengan Menjadi Satria Halal Indonesia.”
“Menjadi pendamping halal bukan sekadar profesi teknis, tapi juga bentuk ibadah. Setiap langkah kita adalah kontribusi nyata untuk membangun negeri yang sehat, etis, dan berkah,” ungkapnya penuh semangat.
Sebagai kampus yang telah aktif mengelola pendamping halal melalui LP3H, UIN Malang menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan mendampingi pelaku UMK menuju halal yang benar, bukan hanya sekadar label.
“Kami siap memperkuat ekosistem halal dari kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk Indonesia,” tutup Nurun Nayiroh sebagai Ketua Koordinator Divisi LP3H.
Rakernas LP3H 2025 bukan hanya ajang pertemuan formal, tapi juga titik temu semangat, teknologi, dan gerakan moral untuk menjadikan halal sebagai gaya hidup global yang sehat, aman, dan etis untuk semua.
Indonesia sedang melangkah menuju pusat halal dunia. Dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang siap menjadi bagian penting dari langkah besar ini.



