UNIVERSITAS ISLAM MALIKI - Hari terakhir Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) di kampus tiga UIN Malang, ribuan mahasiswa dari berbagai daerah dan fakultas berkumpul jadi satu di gedung Ar-Rahim lt3 pada Selasa, 19 Agustus 2025, berjalan dengan sangat lancar. Kebahagiaan terpancar dari wajah para mahasiswa baru yang kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar UIN Malang.
Salah satu mahasiswa baru, Nur Rezeki Ayuni dari jurusan Teknik Sipil, berbagi pengalamannya selama PBAK. Ia menggambarkan acara ini sebagai pengalaman baru yang menyenangkan, sedikit capek dan seru. Acara yang terbagi menjadi sesi indoor dan outdoor ini memberikan kesan mendalam baginya.
Ayuni juga menyampaikan pesan menyentuh. Meski orang tuanya sempat ragu melepasnya kuliah jauh di pulau jawa dan ia berasal dari Sumatera, akan tetapi dengan keberadaan fasilitas wajib ma'had (asrama) di kampus UIN Malang, meyakinkan mereka untuk mengizinkan Ayuni besekolah di pulau jawa. Ia menegaskan, orang tua tak perlu khawatir melepas anaknya menempuh pendidikan di luar kota, sebab banyak kampus, termasuk UIN Malang, menyediakan asrama yang tak hanya memfasilitasi belajar ilmu umum, tetapi juga ilmu agama dengan fasilitas yang memadai.
Sebagai mahasiswa Teknik Sipil, Ayuni memiliki tekad kuat: menjadi mahasiswa berprestasi, memajukan Indonesia, dan membangun infrastruktur di daerah asalnya.
Kebahagiaan ini juga dirasakan oleh para panitia. Sabrina, seorang mahasiswi Psikologi yang menjadi pendamping, mengaku senang bisa berkenalan dan berinteraksi langsung dengan para mahasiswa baru. Ia berharap mereka merasa betah di ma'had, lancar dalam studi, dan acara PBAK di masa mendatang akan terus berkembang menjadi lebih menarik lagi di tahun depan.
Reporter : Faiqotul Himmah
fotografer : Azman Fawwazi



