MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY–Penjelasan kontrak International Student Scholarship (ISS) sekaligus pengenalan program adaptasi menjadi agenda utama bagi mahasiswa asing penerima beasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 25 Agustus 2025, di ruang pertemuan Senat lantai 4 Gedung Rektorat, sebagai rangkaian lanjutan dari pembukaan PBAK Internasional.
Kontrak tersebut menjabarkan hak mahasiswa, mulai dari bebas biaya kuliah sesuai jenjang studi, fasilitas asrama, kursus BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing), hingga pembebasan biaya ujian akhir. Namun, mereka juga memiliki kewajiban, seperti menanggung biaya pribadi, menjaga IPK minimal 3,00 setiap semester, serta wajib mematuhi seluruh program yang diselenggarakan kampus.
Selain kontrak, mahasiswa asing juga diwajibkan mengikuti program BIPA selama maksimal dua semester dengan capaian minimal nilai B sebagai syarat memasuki perkuliahan reguler. Khusus mahasiswa sarjana, mereka harus tinggal di ma’had selama setahun penuh sebagai bagian dari pembinaan keislaman dan penguatan budaya akademik.
Dengan aturan yang jelas dan program adaptasi yang terstruktur, UIN Maliki Malang menegaskan komitmennya mencetak lulusan internasional yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakar kuat pada nilai keislaman.
Reporter: Nafiska Sayekti Ariyani
Fotografer: Ibrahim Al Hanif



