MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY– Sebanyak 1.791 peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 1 2025 resmi dikukuhkan sebagai guru profesional oleh LPTK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Acara pengukuhan berlangsung di Hotel Royal Orchid Garden, Kota Batu. Selasa, 12 Agustus 2025, dan dibuka langsung oleh Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si.
Dalam arahannya, Prof. Ilfi mengingatkan bahwa guru profesional tidak hanya diukur dari sertifikat yang dimiliki, tetapi juga dari kemampuannya mendidik dengan cara yang tepat, bijak, dan relevan di era disrupsi digital.
“Anak-anak saat ini sangat dekat dengan dunia digital. Guru harus lebih jeli dan sigap menyikapi fenomena ini. Guru itu digugu dan ditiru, menjadi panutan baik dalam sikap maupun cara mengajar,” tegasnya.
Prof. Ilfi juga menyinggung kasus viral baru-baru ini, ketika seorang guru diniyah didenda Rp25 juta karena metode mendidiknya dinilai mengandung kekerasan fisik. Ia menilai kejadian ini sebagai peringatan keras bagi semua pendidik untuk mengedepankan profesionalisme dan akuntabilitas.
“Kalau mendidik tidak profesional, generasi bangsa ke depan akan seperti apa?” tanyanya retoris.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik FITK Dr. Muhammad Walid, MA memaparkan bahwa UIN Malang telah dipercaya mengelola program PPG sejak 1996, berawal dari PLPG hingga kini berbasis daring.
“Kelulusan peserta PPG UIN Malang selalu di atas 95 persen, bahkan menempati tiga besar nasional. Untuk Batch 1 ini, tingkat kelulusan mencapai 99,7 persen,” ungkapnya.
Dari total peserta, hanya lima orang yang tidak lulus—empat karena tidak mengikuti ujian dan satu tanpa kejelasan status. Mereka diberikan kesempatan mengikuti batch selanjutnya.
Dekan FITK Prof. Dr. H. Nur Ali, M.Pd turut memberikan apresiasi atas kerja keras tim, yang membuat UIN Malang konsisten mencetak guru profesional dengan kelulusan nyaris sempurna.
“Alhamdulillah, kita selalu berhasil meluluskan peserta PPG hampir 100 persen. Bagi yang telah bersertifikat, pemerintah akan memberikan tunjangan demi kesejahteraan guru profesional,” ujarnya.
Dengan keberhasilan ini, UIN Malang menegaskan komitmennya dalam melahirkan pendidik-pendidik berkualitas yang siap berkontribusi bagi kemajuan pendidikan Indonesia.



