MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY–UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Taaruf Mahad Al-Jami’ah 2025 pada Minggu, 17 Agustus 2025, yang diikuti sekitar 3.600 mahasiswa baru di kampus 1. Kegiatan ini menjadi ajang pengenalan kehidupan Mahad sebagai salah satu ciri khas kampus hijau.
Ketua Panitia, Dr. KH. Ghufron, S.Ag., M.H.I., menegaskan bahwa Mahad memiliki kedudukan yang tidak terpisahkan dari universitas. “Taaruf Mahad ini sangat penting untuk memperkenalkan Mahad kita, jadi seperti apa Mahad yang ada di UIN Malang ini, apa dan bagaimana kedudukannya, Mahad adalah poin yang tidak terpisahkan dari UIN Malang,” ujarnya. Ia juga berpesan agar mahasiswa meniatkan diri dengan ikhlas dalam menuntut ilmu.
Mudir Pusat Mahad Al-Jami’ah, Dr. Kyai Ahmad Izzuddin, M.H.I., turut menekankan pentingnya Mahad sebagai benteng pembinaan mahasiswa. “Khusus mahasiswa UIN Malang, diantarkan oleh bapak ibunya, kakek neneknya, paman bibinya, diantarkan ke kampus bukan ke kos-an,” ungkapnya. Ia juga mengingatkan bahaya pergaulan negatif di luar kampus, mulai dari narkoba hingga depresi, yang dapat merusak masa depan mahasiswa.
Melalui taaruf ini, Mahad Al-Jami’ah meneguhkan kembali perannya dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kuat dalam spiritualitas dan akhlak. Kehadiran Mahad menjadi fondasi utama bagi mahasiswa baru untuk menapaki kehidupan perkuliahan di UIN Malang.
Reporter: Nafiska Sayekti Ariyani & Amelia Dea Divanda
Fotografer: Ibrahim Al Hanif



