MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY-Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, resmi mengirimkan tujuh mahasiswanya untuk mengikuti program pertukaran pelajar di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Program ini dimulai pada Selasa 26 Agustsu 2025 dan akan berlangsung selama satu semester.
Mahasiswa peserta tersebar di sejumlah program studi, yakni Tadris Bahasa Inggris, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Pendidikan Agama Islam (PAI), serta Fakultas Psikologi. Kehadiran mereka disambut hangat oleh sivitas akademika UIN Malang.
Afifah Linda Sari, M.Pd, dosen pembimbing lapangan MBKM UIN Antasari, menyampaikan apresiasi yang besar atas penerimaan tersebut.
“Kami berterima kasih kepada UIN Malang yang telah menyambut program ini dengan hangat. Harapannya, kegiatan ini bisa berjalan dengan baik, mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan akademiknya, serta memperluas wawasan sesuai disiplin ilmu masing-masing,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Malang, Dr. H. Triyo Supriyatno, M.Ag., menegaskan bahwa pihaknya menyambut positif program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) ini.
“Sebagai perguruan tinggi ternama, UIN Malang selalu terbuka untuk berkolaborasi. Program pertukaran pelajar ini menjadi wujud nyata sinergi antar-PTKIN dalam mewujudkan visi dan misi bersama,” tuturnya.
Selama satu semester ke depan, para mahasiswa UIN Antasari akan merasakan atmosfer akademik khas Kampus Ulul Albab. UIN Malang pun berkomitmen memberikan dukungan penuh agar program ini tidak hanya memperkaya pengalaman belajar, tetapi juga mempererat ikatan antarperguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agama.



