MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bergerak cepat. Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Prof. Dr. Hj. Sri Harini, M.Si langsung memimpin persiapan full assessment Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Acara ini di gelar di gedung rektorat Kamis, 21 Agustus 2025. Langkah ini menunjukkan komitmen kuat UIN Malang untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi global.
Sebagai langkah awal, LPM menggelar Workshop Finalisasi Dokumen Full Assessment LSP selama tiga hari di Gedung Rektorat. Acara ini dihadiri oleh 33 peserta, termasuk lima perwakilan LPM, lima dari LSP, dan 23 asesor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga, Prof. Dr. H.M. Abdul Hamid, S.Ag., MA, mengapresiasi kecepatan LPM. Ia menekankan bahwa percepatan ini adalah bagian krusial dari upaya meningkatkan mutu dan daya saing lulusan.
"Langkah cepat ini patut diapresiasi dan harus dikawal sesuai dengan amanah rektor UIN Malang yang meminta agar LSP ini bisa tuntas dan bisa segera beroperasi," ujar Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan kelembagaan.
Dengan adanya full assessmen LSP, UIN Malang akan semakin siap mencetak lulusan yang memiliki sertifikasi kompetensi yang diakui secara profesional. "Semoga dengan terbitnya legalitas LSP ini bisa membantu mahasiswa mendapatkan sertifikat profesinya,” harap Prof. Dr. H.M. Abdul Hamid, S.Ag., MA.
Prof. Sri Harini M.Si menambahkan, workshop ini menjadi langkah awal untuk memastikan semua dokumen full assessment siap divalidasi. "Kami ingin memastikan bahwa LSP UIN Malang dapat memberikan layanan sertifikasi yang kredibel dan bermanfaat bagi mahasiswa " tegasnya.
Dengan semangat baru ini, LPM UIN Malang berharap dapat memperkuat budaya mutu kampus dan memperkokoh reputasi UIN Malang sebagai universitas Islam unggulan yang berdaya saing global.
Reporter & Fotografer : Faiqotul Himmah



