MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga nilai-nilai spiritualitas dan kebangsaan. Pada Minggu (31/8/2025) malam, selepas salat Maghrib, UIN Maliki Malang menyelenggarakan istighosah bersama yang dipusatkan di Masjid Tarbiyah. Agenda doa bersama ini mengangkat tema besar “Mendoakan Perdamaian dan Persatuan Negeri Indonesia” yang diikuti dengan penuh kekhusyukan.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Pusat Ma’had Al Jamiah, Dr. H. Izzudin, M.HI., yang memandu rangkaian doa dan dzikir bersama. Acara ini dihadiri oleh mahasantri baru Ma’had Al Jamiah yang tengah memulai perjalanan akademik mereka di UIN Maliki, serta sejumlah civitas akademika yang turut serta dalam menggemakan doa untuk keselamatan bangsa.
Dalam suasana religius yang penuh kekhidmatan, lantunan doa dan dzikir bergema dari ratusan jamaah yang memadati Masjid Tarbiyah Kampus 1. Tak hanya di Kampus 1, kegiatan serupa juga dilaksanakan secara serentak di Kampus 2 dan Kampus 3 UIN Maliki Malang, sehingga seluruh keluarga besar UIN dapat bersama-sama memanjatkan doa untuk persatuan dan keselamatan bangsa.
Dalam sambutannya, Dr. H. Izzudin, M.HI. menekankan pentingnya menanamkan kesadaran kebangsaan sekaligus menjaga fokus utama mahasiswa, yaitu menuntut ilmu. Ia juga memberikan arahan khusus kepada mahasiswa baru agar lebih bijak dalam bersikap di tengah situasi sosial dan politik yang dinamis.
“Kami menghimbau kepada seluruh mahasiswa baru agar dapat menahan diri dari mengikuti aksi-aksi demonstrasi yang berpotensi mengganggu fokus belajar. Gunakan kesempatan menempuh studi di UIN Maliki Malang sebagai sarana memperdalam ilmu, membangun karakter, dan memperkuat spiritualitas. Kalian adalah calon intelektual bangsa, jangan sampai terseret arus yang justru merugikan diri sendiri,” pesannya.
Selain itu, beliau menekankan bahwa mahasiswa baru harus menjadikan masa studi sebagai pondasi penting dalam menyiapkan diri menjadi pemimpin masa depan. Dengan ilmu, integritas, dan spiritualitas yang kuat, generasi muda diharapkan dapat berkontribusi nyata bagi bangsa dan umat.
Istighosah di lingkungan UIN Maliki Malang bukan hanya menjadi agenda ritual keagamaan, tetapi juga sebuah sarana membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga keutuhan bangsa. Doa bersama ini mencerminkan bahwa perguruan tinggi Islam tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, melainkan juga sebagai benteng moral dan spiritual bangsa.
Melalui kegiatan ini, UIN Maliki Malang ingin menegaskan kembali perannya dalam mendidik mahasiswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual, sehingga mampu menyeimbangkan antara kepentingan akademik dan tanggung jawab sosial.
Di penghujung acara, seluruh jamaah dengan penuh harapan memohon agar Allah SWT senantiasa menjaga Indonesia dalam suasana persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan. Dengan istighosah ini, civitas akademika UIN Maliki Malang berharap agar seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, dapat terus mengedepankan sikap persatuan dan menjauhi perpecahan.
Istighosah yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan para pemimpin bangsa, kelancaran pembangunan, serta terwujudnya Indonesia yang damai, adil, dan sejahtera. (af)
Reporter: Ariel Alvi
Editor: Muh. Noaf Afgani



