MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Suasana khidmat sekaligus penuh semangat menyelimuti lantai 5 Gedung Rektorat UIN Malang pada Senin, 22 September 2025. Acara MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY –
Mubahatsah Ilmiah Ekosufisme: Gabungkan Semangat Ilmu dan Ekologi
Abadi Wijaya Senin, 22 September 2025 . in Berita . 138 views
10001_pmii.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Suasana khidmat sekaligus penuh semangat menyelimuti lantai 5 Gedung Rektorat UIN Malang pada Senin, 22 September 2025. Acara Mubahatsah Ilmiah Ekosufisme sukses digelar dengan melibatkan 187 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari organisasi lintas kampus, santri pondok pesantren, hingga perwakilan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

Forum ilmiah ini menghadirkan dua ulama nasional, yakni Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, M.A (Ketua Umum PBNU 2010–2021, Pengasuh Ponpes Luhur Al-Tsaqofah) dan Dr. KH. Marzuqi Mustamar, M.Ag (Dosen UIN Malang, Pengasuh Ponpes Sabilurrosyad). Kehadiran keduanya menjadi magnet tersendiri bagi peserta yang antusias mengikuti setiap rangkaian diskusi.

KH. Said Aqil menegaskan bahwa keimanan adalah pondasi utama dalam menuntut ilmu sekaligus menghadapi tantangan zaman modern.“Ghoninya Allah tiada tanding, alimnya Allah tidak ada secuil dari alimnya Allah. Kalau kamu ingin maju jangan pernah takut dan berkecil hati, karena kita tajalnya Allah,” pesannya penuh penegasan.

Sementara itu, KH. Marzuqi menekankan pentingnya keseimbangan antara ikhtiar dan tawakal, serta mengaitkannya dengan tanggung jawab manusia dalam menjaga ekosistem. Menurutnya, kepedulian terhadap alam bukan hanya urusan lingkungan, tetapi juga bagian dari menjaga kesehatan berpikir dan keberlangsungan hidup.

“Jangan hanya mengandalkan ikhtiar, tapi juga berjihad karena kehendak Allah tidak bisa disangka-sangka. Mari optimalkan cara berpikir kita agar tetap sehat dengan menjaga ekosistem. Allah ada, ayo kita maksimalkan gerak dengan berharap barokah, jangan pernah berharap selain kepada Allah, karena semua selain Allah akan mati dan punah,”tegasnya.

Acara berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Diskusi yang mengusung tema ekosufisme ini menekankan keterkaitan erat antara ilmu, iman, dan ekologi. Penyelenggara berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan kesadaran spiritual sekaligus gerakan nyata dalam menjaga lingkungan sebagai amanah Allah. Acara mubahatsah ini berlangsung khidmat namun penuh semangat. Para peserta antusias mengikuti setiap rangkaian diskusi, yang menekankan hubungan erat antara ilmu, iman, dan ekologi. Tema ekosufisme diangkat sebagai refleksi bahwa keberagamaan tidak hanya menyentuh aspek spiritual, tetapi juga bagaimana manusia menjaga alam semesta sebagai amanah Allah.

KH. Marzuqi menekankan juga bahwa "dengan berilmu dan beriman, hati manusia akan senantiasa bersih, sehingga mampu melahirkan gerakan nyata dalam menjaga lingkungan sekaligus menebarkan nilai-nilai keberkahan."

Reporter&fotografer: Faiqotul Himmah 

(Ajay)



UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up