MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus sukses menggelar pelatihan penulisan artikel bereputasi internasional bagi dosen dan tenaga kependidikan (tendik), pada 1–2 Oktober 2025. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Integrated Laboratory ini diikuti oleh 30 peserta terpilih dari 63 pendaftar.
Kepala Pusat Bahasa UIN Sunan Kudus, Dr. Ivan Alfian, menjelaskan bahwa kegiatan ini memang sengaja dibatasi kuotanya agar lebih efektif. “Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan menambah wawasan penulisan karya ilmiah sekaligus meningkatkan kualitas akademik dosen dan tendik,” ungkapnya.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Prof. Dr. H. Ihsan, M.Ag. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kegiatan ini untuk mendorong dosen lebih produktif menulis. “Kami berharap setelah kegiatan ini banyak artikel yang terbit di jurnal internasional bereputasi. Hal ini akan berkontribusi pada lahirnya guru besar baru sekaligus memperkuat akreditasi unggul kampus,” tegasnya.
Salah satu pemateri yang paling ditunggu adalah Dr. H. Syaiful Mustofa, M.Pd., MA, dosen Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dengan gaya komunikatifnya, ia membagikan tips menulis artikel ilmiah dengan mudah. “Menulis artikel tidak perlu dianggap beban, tetapi sebuah perjalanan intelektual yang menyenangkan,” ujarnya.
Materi yang disampaikan mencakup tahapan penting dalam penulisan, mulai dari novelty in research, abstract, introduction, literature review, method, results, discussion, conclusion, hingga bibliography. Hari pertama diisi dengan teori di pagi hingga siang, kemudian dilanjutkan dengan praktik pada sore hari. Sementara hari kedua difokuskan sepenuhnya untuk praktik penulisan.
Pada hari pertama, tiga peserta mendapat kesempatan praktik, yakni Dr. Lina Kushdiyati dari Prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES) dengan tema riset “Tamiu di Tanah Sendiri; Muslim di Bali dalam Peraturan Adat Desa, Studi Etnografi”. Lalu, Dr. Ina Fauziyah dari Prodi Tadris IPS dengan riset *“Pernikahan Lavender sebagai Strategi Negosiasi Identitas dalam Kerangka Hukum Sosiologi Kritis”. Serta Achmad Ali Fikri, M.Pd. dari Prodi Tadris Biologi dengan riset “Heridity Virtual Laboratory in Support of the Sustainable Development Goals: A Case Study in Thailand and Indonesia Junior High School”.
Antusiasme peserta begitu terasa sepanjang kegiatan. Mereka mengikuti materi hingga sore dengan penuh semangat. “Hari pertama saja sudah luar biasa, semoga besok peserta makin bersemangat ketika praktik menulis,” kata salah seorang panitia.
Pelatihan ini menjadi langkah nyata UIN Sunan Kudus dalam mendukung produktivitas akademik dan membuka jalan bagi dosen maupun tendik untuk berkiprah di level internasional.



