MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Ratusan mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memadati Hall Rektorat Lantai 5 untuk menyambut kedatangan kru dan para pemain film "Tak Kenal Maka Taaruf" dalam acara "Goes to Campus", Selasa, 21 Oktober 2025. Acara yang digagas oleh Fakultas Humaniora UIN Malang ini berlangsung meriah dan interaktif, diisi dengan sesi Meet & Greet, kuis, games, serta pembagian door prize.
Kegiatan yang bertajuk "Seru-seruan bareng pemain film Tak Kenal Maka Taaruf" ini dimulai pukul 10.00 WIB. Sejak sebelum acara dimulai, Hall Rektorat Lantai 5 telah dipenuhi oleh para mahasiswa. Antusiasme yang tinggi terlihat dari penuhnya seluruh kursi yang disediakan, dengan para peserta yang didominasi oleh mahasiswa dan mahasiswi UIN Malang tampak bersemangat mengikuti jalannya acara.
Berbeda dari acara "Goes to Campus" pada umumnya yang hanya menghadirkan para aktor, kegiatan kali ini menghadirkan tim produksi film secara lengkap. Hal ini memberikan kesempatan langka bagi para mahasiswa UIN Malang, khususnya dari Fakultas Humaniora, untuk mendapatkan wawasan menyeluruh mengenai proses di balik layar sebuah produksi film.
Hadir di jajaran kursi narasumber adalah tim inti di balik produksi film. Mereka adalah Eksekutif Produser Dedy Suherman, Produser Wahyudi, dan Sutradara Toma Margens. Kehadiran mereka memungkinkan terjadinya diskusi mendalam mengenai aspek manajerial, pendanaan, dan artistik dalam pembuatan film.
Secara istimewa, hadir pula Mim Yudiarto, yang memiliki peran ganda dalam proyek ini. Mim Yudiarto tidak hanya bertindak sebagai salah satu Produser, tetapi juga merupakan penulis buku "Tak Kenal Maka Taaruf" yang menjadi basis adaptasi cerita film tersebut. Kehadirannya memberikan konteks yang lebih utuh mengenai gagasan dan pesan moral yang ingin disampaikan, mulai dari bentuk tulisan hingga diangkat ke layar lebar.
Selain tim produksi, daya tarik utama acara ini adalah kehadiran empat bintang muda yang menjadi pemeran utama film "Tak Kenal Maka Taaruf". Mereka adalah Ranjas Roring, Saskia Chadwick, Avit Kribo, dan Ina Marika. Para pemain ini menyapa langsung para penggemarnya di UIN Malang dan berbagi pengalaman seputar proses syuting.
Para narasumber, baik dari tim produksi maupun pemain, duduk di deretan kursi putih di atas panggung utama. Seorang moderator perempuan terlihat memandu jalannya diskusi, menjembatani pertanyaan dari mahasiswa kepada para narasumber. Kegiatan ini tidak hanya sukses sebagai ajang promosi film, tetapi juga berhasil menjadi forum edukasi yang mempertemukan industri kreatif dengan dunia akademis. Keberhasilan acara ini juga didukung oleh berbagai pihak, termasuk Katahati, Yasma, Sajeeda.id, dan IPB Press yang logonya tercantum dalam poster. (af)
Reporter & Fotografer: Muh. Noaf Afgani



