MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Kementerian Agama (Kemenag) berhasil menempati posisi ketiga dalam daftar kementerian dengan kinerja paling unggul secara nasional. Survei ini dirilis bertepatan dengan satu tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, menyatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan buah dari penerapan konsisten terhadap Asta Protas, yakni delapan prioritas strategis kementerian. Fokus utama dari strategi tersebut meliputi peningkatan kualitas layanan keagamaan, tata kelola yang akuntabel, serta percepatan transformasi digital. Ia menyambut baik apresiasi publik ini sebagai dorongan untuk terus memperbaiki kinerja kelembagaan.
Lebih jauh, Kamaruddin menegaskan bahwa arah kerja Kemenag juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan pembangunan manusia, keadilan sosial, dan pemerataan pendidikan sebagai fondasi Indonesia Emas 2045. “Kemenag menjadi bagian integral dari orkestrasi besar pemerintahan dalam mewujudkan Asta Cita Presiden. Kami mendukung penuh agenda PHTC Presiden Prabowo seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG), Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Sekolah Garuda, karena nilai-nilai di balik program tersebut sangat sejalan dengan misi keagamaan yang humanis dan berkeadilan,” jelasnya di Jakarta pada Jumat 17 Oktober 2025.
Sementara itu, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nurdiana, M.Si., selaku rektor UIN Malang menanggapi prestasi ini, bahwa Keselarasan ini, termasuk dukungan terhadap program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG), membuktikan bahwa misi keagamaan yang humanis dan berkeadilan dapat berjalan beriringan dengan agenda pembangunan manusia menuju Indonesia Emas 2045. Beliau turut bangga bahwa kinerja Kementerian Agama di bawah kepemimpinan Menteri Agama Nasaruddin Umar diakui sebagai bagian integral dalam orkestrasi besar pemerintahan untuk mewujudkan Asta Cita Presiden.
"Semoga pencapaian ini menjadi momentum akselerasi bagi seluruh satuan kerja di bawah Kementerian Agama, termasuk UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, meningkatkan efisiensi pelayanan, serta menjaga integritas demi terwujudnya pelayanan umat yang modern dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan." Ujar Prof. Ilfi dengan penuh harap.
Di bawah kepemimpinan Menteri Agama Nasaruddin Umar, Kemenag mempercepat penggunaan data dalam pengambilan keputusan dan memperluas digitalisasi layanan pendidikan. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan jangkauan pelayanan kepada masyarakat.
Survei yang dilakukan oleh IndoStrategi Research & Consulting dinilai kredibel karena menggunakan pendekatan berbasis data dan metodologi yang transparan. Penilaian ini menjadi referensi penting bagi Kemenag dalam mengevaluasi efektivitas kebijakan dan program kerja. Kemenag bertekad menjadikan hasil survei sebagai landasan dalam menyusun strategi pelayanan ke depan.
Dengan masuknya Kemenag dalam jajaran tiga besar kementerian berkinerja terbaik, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi keagamaan semakin meningkat. Kemenag akan terus menjaga integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap aspek pelayanan. Ke depan, kementerian ini berkomitmen untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman demi mewujudkan pelayanan umat yang modern dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan. (af)
Reporter: Muh. Noaf Afgani



