MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY– Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menorehkan sejarah penting dalam perjalanan kelembagaannya. Kamis 23 Oktober 2025, kampus berjuluk The Green University ini menggelar Pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2024, Pelantikan Dewan Pengurus KORPRI, serta Penyerahan Surat Keputusan (SK) Guru Besar Bidang Agama periode pertama tahun 2025.
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring serentak bersama Kementerian Agama Republik Indonesia ini diikuti oleh seluruh satuan kerja di bawah Kemenag, termasuk UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Koordinator OKH UIN Maliki Malang, Hj. Umi Hanik, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelantikan PPPK tahun ini di lingkungan UIN Maliki Malang mencakup 72 pegawai kategori non-optimalisasi, terdiri dari 24 orang dosen dan 48 tenaga kependidikan (tendik).
“Pelantikan serentak ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen aparatur UIN Maliki Malang untuk terus berkinerja profesional, melayani dengan integritas, dan berkontribusi pada kemajuan pendidikan Islam,” ujar Umi Hanik.
Selain pelantikan PPPK dan pengurus KORPRI, acara tersebut juga disemarakkan dengan penyerahan SK Guru Besar Bidang Agama kepada enam dosen terbaik UIN Maliki Malang. Mereka adalah:
Dr. M. Faisol, M.Ag
Dr. Muhammad Walid, M.A.
Dr. H. Moh. Padil, M.Pd.I
Dr. M. Fahim Tharaba, M.Pd
Dr. H. Bisri Mustofa, M.A.
Dr. Daniel Hilmi, S.Hum., M.Pd
Keenamnya dinyatakan layak menyandang jabatan akademik tertinggi setelah melewati proses panjang verifikasi akademik dan administratif sesuai ketentuan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI.
Momentum ini tidak hanya menjadi ajang penghargaan atas dedikasi dan prestasi sivitas akademika, tetapi juga peneguhan semangat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk terus melahirkan SDM unggul dan berdaya saing global di bidang pendidikan tinggi Islam.
Dengan semangat “Integrating Knowledge and Faith”, UIN Maliki Malang menegaskan komitmennya dalam mencetak aparatur dan akademisi yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga berkarakter dan berakhlakul karimah.



