MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY–Klinik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bersama Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) dan Ma’had Al-Jami’ah bersinergi menggelar Pelatihan Pertolongan Pertama Kegawatdaruratan (Bantuan Hidup Dasar) pada Sabtu, 18 Oktober 2025 di Aula Fakultas Humaniora. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen UIN Malang dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kepedulian kesehatan di lingkungan kampus.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil integrasi tiga lembaga yang memiliki semangat yang sama untuk berkontribusi bagi kemanusiaan. “Kegiatan ini akan membekali kita bagaimana pertolongan pertama yang benar. Dan kegiatan ini menjadi bagian dari solusi kemanusiaan,” ujar Prof. Triyo. Ia menambahkan bahwa pelatihan ini juga mencerminkan visi UIN Malang untuk mewujudkan masyarakat yang rukun, maslahat, dan cerdas. “Melalui pelatihan ini diharapkan tumbuh budaya peduli, adanya sikap tanggap terhadap kondisi, saling menolong sesama, dan semua ini sejalan dengan semangat kampus kita sebagai rahmatan lil ‘alamin,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Bisnis (P2B), Dr. H. Suud Fuadi, M.E.I., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini dan berharap agar tidak berhenti pada satu momentum saja. “Kegiatan seperti ini setidaknya tidak hanya dilaksanakan secara insidental, tapi harus dilakukan secara rutin. Di Ma’had kegiatannya sangat banyak, jadi yang memiliki pemahaman kegawatdaruratan juga harus banyak,” ungkapnya. Ia juga menegaskan bahwa pihak P2B akan terus mendorong keberlanjutan kegiatan ini. “Alhamdulillah kami dari P2B terus mendorong kegiatan seperti ini untuk terus dilaksanakan. Insyaallah setelah BPJS kami disetujui, upaya preventif ini akan kami tindak lanjuti,” jelasnya.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber dr. Putra Agung Dewata, Sp.EM., dengan materi menyeluruh mulai dari teori dasar hingga simulasi lapangan secara langsung. Manajer Klinik UIN Malang, Dr. H. Christyaji Indradmojo, menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret kampus dalam menumbuhkan kesiapsiagaan dan kepedulian di kalangan sivitas akademika. Ia berharap pelatihan ini dapat memberikan manfaat luas bagi para peserta, terutama musyrif dan musyrifah Ma’had Al-Jami’ah.
Melalui sinergi antara Klinik, P2B, dan Ma’had Al-Jami’ah ini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan kampus yang sehat, tanggap, dan berdaya, sebagai bagian dari upaya mewujudkan sivitas akademika yang peduli dan siap berkontribusi bagi masyarakat.
Reporter: Nafiska Sayekti Ariyani



