MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Profesi Hukum yang diikuti oleh sekitar 500 mahasiswa. Kegiatan..." /> MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - 
Dari Kampus ke Pengadilan: UIN Malang Siapkan Generasi di Era 5.0
Abadi Wijaya Senin, 3 November 2025 . in Berita . 188 views
10334_syariah.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Profesi Hukum yang diikuti oleh sekitar 500 mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan generasi baru praktisi hukum yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan dunia hukum di era digital 5.0. Senin, 3 November 2025

Acara ini berlangsung di Lantai 5 Gedung Rektorat UIN Malang dan menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Prof. Dr. Hj. Erfaniah Zuhriah, M.H., Guru Besar Fakultas Syariah UIN Malang, dan Dr. H. Imron Rosyadi, M.H.

Dalam pemaparannya, Prof. Erfaniah Zuhriah membahas peran Mahkamah Agung dalam pengembangan hukum serta prospek lulusan sarjana hukum di Indonesia. Ia menyoroti kondisi minimnya penerimaan hakim di Indonesia yang belum sebanding dengan jumlah lulusan fakultas hukum dan syariah setiap tahunnya.
“Setiap tahun kami meluluskan kurang lebih 500 mahasiswa, sementara penerimaan hakim di Indonesia masih sangat sedikit. Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi para lulusan untuk mengembangkan diri di berbagai bidang hukum,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Imron Rosyadi menegaskan bahwa kekuasaan kehakiman merupakan kekuasaan mandiri untuk menegakkan hukum dalam suatu negara. Ia mengingatkan bahwa semua elemen masyarakat harus taat terhadap hukum sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Saat ini kita telah memasuki generasi 5.0, di mana teknologi tidak lagi terpisah dari kehidupan manusia. Kondisi ini menciptakan tantangan baru dalam menjaga kode etik dan nilai kemanusiaan,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penguasaan berbagai keterampilan bagi mahasiswa hukum di era modern.
“Mahasiswa yang cerdas adalah mereka yang menyiapkan diri menghadapi masa depan dengan menguasai soft skill, hard skill, dan technology skill. Sempat muncul opini untuk menggantikan hakim dengan kecerdasan buatan (AI), namun kita menolak karena AI tidak memiliki empati dan nilai kemanusiaan dalam menganalisis kasus,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Syariah UIN Malang berharap mahasiswa dapat memahami secara mendalam dinamika profesi hukum serta membangun kesiapan menghadapi tantangan dunia hukum di masa depan, baik di ranah nasional maupun global.

Reporter & Fotografer : Faiqotul Himmah 

 

(Ajay)



UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up