Lukman Hakim Saifuddin Dorong Transformasi UIN Malang Menuju Reputasi Internasional
Abadi Wijaya Selasa, 18 November 2025 . in Berita . 102 views
10428_saif.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY -UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Transformasi Akademik dan Non Akademik dalam Mencapai Reputasi Internasional” pada 18 November 2025 di Ruang Rektor, dengan menghadirkan Dr. K.H. (HC) Lukman Hakim Saifuddin—Menteri Agama Republik Indonesia periode 2014–2019—sebagai narasumber utama. FGD ini menjadi momentum penting bagi UIN Malang dalam merumuskan arah transformasi sekaligus memperkuat roadmap internasionalisasi kampus. 

10429_udin.jpg

Dalam sambutannya, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., menegaskan bahwa visi reputasi internasional tidak boleh berhenti pada pencapaian akademik semata, tetapi harus diwujudkan melalui keberdampakan nyata terhadap masyarakat sekitar. Beliau menekankan pesan Menteri Agama yang selalu relevan bagi PTKI, seraya menyampaikan, 

“Bukan sebatas reputasi internasional, tetapi juga keberdampakan PTKI di bawah naungan Kementerian Agama, sesuai dengan pesan Menteri Agama ‘Bagaimana di sekitar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang itu masyarakatnya religius, kalau tidak religius berarti belum berhasil meskipun sudah reputasi internasional.” Pernyataan ini menegaskan bahwa reputasi global harus berakar pada kekuatan moral, spiritual, dan transformasi sosial di lingkungan terdekat kampus.

10430_ai.jpg

Pada kesempatan tersebut, Dr. K.H. (HC) Lukman Hakim Saifuddin memberikan pandangan strategis mengenai pentingnya menjadikan transformasi ini sebagai momen pembaruan semangat institusi. Ia menyampaikan, 

“Ini sesuatu yang menurut saya punya nilai positif karena umumnya kalau kita ada sesuatu yang baru terdapat motivasi baru untuk menjadi lebih baik. Jadi ini adalah momentum tersendiri, bagaimana ke depan dari sisi roadmap UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Bagaimana UIN Malang ini mendapatkan rekognisi dan pengakuan internasional.” 

Beliau juga menambahkan pentingnya kejelasan arah bagi perguruan tinggi keagamaan Islam negeri, dengan menegaskan, 

“Sebagai PTKIN, UIN Malang harus tahu tujuannya apakah mau menciptakan atau mengikuti pasar.” Menurutnya, kejelasan orientasi ini akan menentukan strategi institusi dalam memperkuat riset unggulan, merumuskan kurikulum adaptif, meningkatkan kolaborasi global, dan menghadirkan inovasi akademik yang relevan sekaligus berdaya saing internasional.

FGD ini diikuti secara aktif oleh seluruh pimpinan universitas, termasuk para Wakil Rektor, para Kepala Biro, para Dekan dan Direktur Pascasarjana, para Ketua Lembaga, Ketua Senat, Kepala Unit Pelaksana Teknis, serta para Ketua Tim Kerja. Keterlibatan mereka menghasilkan diskusi konstruktif mengenai penguatan kurikulum berorientasi internasional, peningkatan budaya akademik, pemenuhan standar mutu global, hingga pengembangan layanan non-akademik yang mendukung atmosfer kampus berkelas dunia.

Melalui forum ini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mempertegas komitmennya untuk melakukan transformasi menyeluruh—akademik, non-akademik, tata kelola, digital, hingga penguatan karakter keislaman—sebagai langkah strategis dalam mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi Islam bereputasi internasional yang memberikan dampak luas bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up