MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sukses menggelar "Gebyar FITK 2025" di Gedung Sport Center kampus pada Kamis, 13 November 2025. Acara yang berlangsung meriah dari pagi hingga sore hari ini menyatukan ribuan mahasiswa, dosen, dan alumni dalam empat rangkaian kegiatan utama: Expo Prestasi Mahasiswa, Temu Alumni, Cross Culture, dan FITK Festival (FIFA).
Kegiatan ini dirancang sebagai etalase untuk menampilkan pencapaian fakultas sekaligus mempererat silaturahmi antar civitas academica. Rangkaian acara pagi dimulai pukul 09.00 WIB dengan Talk Show bertajuk "Different Paths One Purpose: Melangkah Bersama, Tumbuh, dan Memberi Inspirasi". Sesi ini menghadirkan alumni sukses, Arbain dan Ida Fitri, serta mahasiswa asing, Ozobed dan perwakilan Kamboja, untuk berbagi pengalaman dan inspirasi , yang dilanjutkan dengan agenda Temu Alumni bersama program studi (prodi) masing-masing.
Sesi formal pada siang hari dibuka dengan "Parade Budaya" yang spektakuler. Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., beserta jajaran Dekanat FITK memasuki ruangan dengan diiringi Tim Cucuk Lampah dan alunan musik dari Sanggar Seni Bina Madrasah (SSBM). Parade ini menampilkan perwakilan mahasiswa dari seluruh program studi yang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Aceh (Duta FITK), Jawa (PPG), Bali (DEMA), Lampung (MPI), Minang (PIAUD), Papua (P.IPS), Dayak (PGMI), Bugis (PBA), Riau (TBI), Maluku (Lab KWU), Betawi (TM), hingga Nusa Tenggara Timur (PAI).
Daya tarik utama dari "Gebyar FITK 2025" adalah Expo Prestasi Mahasiswa, di mana seluruh program studi berkompetisi menampilkan karya dan keunggulannya. Puluhan stan pameran memadati Gedung Sport Center, menampilkan berbagai media pembelajaran, piala dan piagam prestasi, serta merchandise khas prodi.
Salah satu stan yang menarik adalah milik Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI). Sesuai dengan tema yang ditetapkan panitia, stan PAI mengusung budaya Nusa Tenggara Timur (NTT). Dekorasi stan dihiasi dengan ornamen khas NTT, termasuk pakaian khas, serta berbagai kain tenun tradisional yang indah.
Ketua Himpunan Mahasiswa Prodi PAI, Sheva Aqilla Putra, mengungkapkan bahwa kesuksesan stan PAI tidak lepas dari kolaborasi erat dengan mahasiswa daerah. "Kegiatan ini sangat berkesan bagi banyak mahasiswa FITK karena diikuti oleh seluruh prodi, dengan banyak rangkaian seperti lomba, parade budaya, dan ekspo," ujar Sheva.
Sheva menjelaskan, untuk memaksimalkan tema NTT, pihaknya secara khusus menggandeng Organisasi Mahasiswa Daerah (Orda) NTT yang ada di Malang. "Kami rasa, sebagai salah satu program studi di FITK, kami senang bisa membersamai kegiatan fakultas. Dengan stan kami yang bertemakan budaya NTT, kami berkolaborasi dengan Orda NTT," jelasnya.
Selain stan PAI, stan lain seperti International Office dan PPG juga ramai dikunjungi. Stan International Office secara khusus merepresentasikan tema "Cross Culture" dengan menampilkan berbagai bendera negara, piala penghargaan internasional, dan pakaian adat dari mahasiswa asing.
Acara ditutup dengan meriah melalui pembagian hadiah untuk berbagai kategori, termasuk "The Best Colaboration Performance" antar prodi dan para pemenang lomba FITK Festival (FIFA) yang mencakup Futsal, Voli, dan PS. Gebyar FITK 2025 tidak hanya menjadi ajang pameran prestasi, tetapi juga bukti nyata keberhasilan kolaborasi antar prodi dan antar organisasi mahasiswa di UIN Malang. (af)
Reporter: Muh. Noaf Afgani



