MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026 akan segera dibuka sebagai salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri. Pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dijadwalkan berlangsung selama dua minggu, mulai 25 Maret hingga 7 April 2026. Informasi ini disampaikan dalam Konferensi Pers Peluncuran SNPMB 2026 yang dirilis oleh panitia resmi.
Sebelum mendaftar UTBK-SNBT, peserta wajib melakukan registrasi akun SNPMB siswa yang dibuka sejak 12 Januari hingga 7 April 2026 pukul 15.00 WIB. Pelaksanaan UTBK akan berlangsung pada 21–30 April 2026, dan hasil SNBT diumumkan pada 25 Mei 2026. Sertifikat UTBK dapat diunduh mulai 2 Juni hingga 31 Juli 2026.
Daya tampung jalur UTBK-SNBT tahun ini tidak mengalami perubahan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Layanan Umum (PTN BLU) dan PTN Satuan Kerja (SATKER) menyediakan kuota minimum sebesar 40%, sementara PTN Badan Hukum (PTNBH) menetapkan kuota minimum sebesar 30%. Ketentuan ini berlaku secara nasional dan menjadi acuan bagi seluruh institusi pendidikan tinggi negeri.
Syarat utama bagi peserta UTBK-SNBT 2026 adalah memiliki akun SNPMB siswa yang terdaftar melalui portal resmi. Peserta harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK). Selain itu, peserta harus merupakan siswa kelas terakhir SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2026, atau peserta didik Paket C tahun 2026 dengan usia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2026.
Bagi peserta yang belum memiliki ijazah, diwajibkan membawa surat keterangan sebagai siswa kelas terakhir yang dilengkapi pas foto berwarna terbaru, stempel sekolah, dan tanda tangan kepala sekolah. Sementara itu, lulusan tahun 2024 dan 2025 dari jenjang SMA/SMK/MA atau Paket C juga diperbolehkan mendaftar, dengan batas usia yang sama. Lulusan dari luar negeri wajib menyertakan ijazah yang telah disetarakan oleh instansi terkait.
Peserta yang memilih program studi di bidang seni dan olahraga diwajibkan mengunggah portofolio sesuai bidang yang dipilih. Terdapat 11 jenis portofolio yang diakomodasi dalam SNBT 2026, antara lain seni rupa, desain, kriya, tari, musik, karawitan, etnomusikologi, teater, fotografi, film televisi, seni pedalangan, dan sendratasik. Peserta tunanetra wajib menyertakan surat pernyataan khusus sebagai bukti kebutuhan khusus.
Selain itu, peserta harus memiliki kondisi kesehatan yang memadai agar tidak mengganggu proses studi di perguruan tinggi. Pembayaran biaya UTBK menjadi syarat wajib yang harus dipenuhi sebelum mengikuti ujian. Informasi lebih lanjut mengenai besaran biaya dan mekanisme pembayaran akan diumumkan melalui laman resmi SNPMB.
Materi UTBK-SNBT 2026 terdiri dari dua komponen utama, yaitu Tes Potensi Skolastik dan Tes Literasi. Tes Potensi Skolastik mencakup 90 soal yang terdiri dari penalaran umum, pengetahuan dan pemahaman umum, pemahaman bacaan dan menulis, serta pengetahuan kuantitatif. Tes Literasi mencakup 70 soal yang terdiri dari literasi Bahasa Indonesia, literasi Bahasa Inggris, dan penalaran matematika.
Total keseluruhan soal dalam UTBK-SNBT 2026 berjumlah 160 soal dengan durasi pengerjaan selama 195 menit atau 3 jam 15 menit. Ujian ini dirancang untuk mengukur kemampuan akademik dan literasi peserta secara komprehensif. Panitia SNPMB menegaskan bahwa pelaksanaan UTBK akan dilakukan secara ketat dan transparan untuk menjamin integritas proses seleksi.
Panitia juga mengingatkan bahwa peserta yang telah lulus melalui jalur SNBP tahun 2024 hingga 2026 tidak diperkenankan mengikuti SNBT 2026. Ketentuan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan yang adil bagi peserta lain yang belum mendapatkan tempat di perguruan tinggi negeri. Informasi tambahan mengenai pemilihan program studi dan ketentuan teknis lainnya tersedia di laman resmi SNPMB.
Dengan dibukanya pendaftaran UTBK-SNBT 2026, calon mahasiswa di seluruh Indonesia diimbau untuk segera mempersiapkan diri. Persiapan meliputi pemenuhan syarat administratif, pemahaman materi ujian, serta pengumpulan dokumen pendukung seperti portofolio dan surat keterangan. Panitia berharap proses seleksi tahun ini berjalan lancar dan menghasilkan mahasiswa yang berkualitas. (af)
Reporter: Muh. Noaf Afgani



