MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan program "Qoryah Thoyyibah" di Desa Sumberagung, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang pada Sabtu, 1 November 2025. Program ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan budidaya dan wirausaha jamur tiram untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi lokal.
Tim Pengabdian UIN Malang diketuai oleh Dr. Muhammad Walid, M.A., dengan anggota Fitratul Uyun, M.Pd., serta mahasiswa pascasarjana Aninda Tri Safinatun Najah, S.Pd.. Program ini bertujuan untuk membantu 15 peserta yang merupakan pelaku usaha jamur rumahan, dalam meningkatkan keterampilan, memperluas jaringan pemasaran, dan membangun wirausaha baru berbasis potensi lokal.
Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan tersebut menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi kampus dalam menerapkan konsep community empowerment berbasis nilai-nilai Islam. “Kami tidak hanya memberikan pelatihan teknis, tetapi juga pendampingan, menanamkan semangat kemandirian, tanggung jawab, dan etos kerja yang berlandaskan nilai keislaman. Harapannya, warga bisa menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berdaya saing,” tutur Dr. Walid.
Program pengabdian ini dilaksanakan selama tiga sesi pertemuan. Pelatihan pertama berfokus pada Budidaya Jamur Tiram Modern, yang mencakup cara pembuatan media tanam (baglog), teknik sterilisasi, inokulasi bibit, dan perawatan kumbung. Narasumber ahli, Sugeng Hariadi, selaku Ketua Komunitas Omah Jamur Tiram Makmur, turut berbagi pengalaman dalam mengelola usaha jamur secara profesional.
Sesi kedua difokuskan pada Pelatihan Pengolahan Hasil Panen Menjadi Produk Kuliner Jamur. Dalam sesi praktik langsung ini , warga dilatih mengolah jamur menjadi berbagai produk bernilai tambah seperti keripik, nugget, sate, dan kerupuk jamur. Peserta juga mempelajari teknik pengemasan dan strategi penentuan harga jual agar produk lebih kompetitif di pasaran.
Sesi ketiga adalah Pelatihan Pemasaran Digital yang disampaikan oleh praktisi digital marketing, Aninda Tri Safinatun Najah, S.Pd.. Peserta dikenalkan dengan strategi promosi melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp Business. Pelatihan yang dilaksanakan di Lembaga Dita Computer ini juga mengajarkan cara membuat konten promosi sederhana dan membangun citra produk (branding).
Kolaborasi antara akademisi dan masyarakat menjadi langkah nyata dalam mewujudkan kampus merdeka berbasis pengabdian yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Ke depan, program serupa diharapkan dapat berlanjut melalui pelaksanaan program magang dan pendirian “Warung Serba Jamur” sebagai wadah praktik wirausaha baru berbasis kuliner jamur tiram. Warung ini diharapkan menjadi ikon ekonomi kreatif Desa Sumberagung. (af)
Kontributor: Aninda Tri Safinatun Najah
Editor: Muh. Noaf Afgani



