UIN Malang Sowan ke Kiai Asep Saifuddin Chalim: Menjemput Restu Ulama Khos Jelang Halaqah Ulama se-Jawa Timur
Abadi Wijaya Selasa, 18 November 2025 . in Berita . 126 views
10413_takzim.jpg
KHARISMATIK: Dr. Izzuddin (dua dari kanan) saat sowan ke dalem Kiai Asep menyerahkan undangan halaqah ulama se Jatim di UIN Maliki Malang. Selasa, 18 November 2025.

 

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY--Menjelang perhelatan besar Halaqah Ulama se-Jawa Timur yang akan digelar di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., menugaskan Dr. A. Izzudin, M.HI. beserta tim untuk melakukan sowan khusus ke kediaman Kiai Haji Asep Saifuddin Chalim, ulama khos yang dihormati di Jawa Timur. Sowan ini menjadi ikhtiar penting untuk menyampaikan undangan sekaligus memohon doa restu bagi suksesnya agenda besar tersebut.

Kiai Asep bukanlah sosok sembarangan. Ia merupakan putra bungsu KH Abdul Chalim, tokoh pendiri Nahdlatul Ulama sekaligus pejuang kemerdekaan, bersama ibunya Nyai Hj. Qana’ah. Nasab keulamaannya yang kuat seolah menjadi fondasi kokoh bagi perjalanan panjangnya sebagai figur penting dalam pendidikan dan dakwah Islam di Indonesia.

Perjalanan hidup Kiai Asep adalah kisah keteguhan yang sulit ditandingi. Ia menempuh rihlah keilmuan dari satu kota ke kota lain—Jember, Banyuwangi, Lumajang, Bandung, Jakarta, Banten, hingga Palembang—sebelum akhirnya bermukim di Surabaya. Demi tetap bertahan hidup dan bisa terus belajar, ia bahkan pernah bekerja sebagai 'kuli bangunan'. Namun tekad menuntut ilmunya tak pernah padam.

Ia menimba ilmu dari berbagai pesantren besar di Indonesia, mulai dari Pesantren Cipasung Tasikmalaya, Pesantren Sono dan Siwalanpanji Sidoarjo, Gempeng Bangil, Darul Hadir Malang, hingga Pesantren Sidosermo Surabaya.

Meski pendidikannya sempat tersendat setelah sang ayah wafat ketika ia masih SMA, Kiai Asep tetap melanjutkan studi hingga akhirnya meraih gelar doktor dari Universitas Merdeka Malang pada 2004.

Tahun 1988 menjadi titik balik penting ketika Kiai Asep mendirikan Pondok Pesantren Amanatul Ummah di Mojokerto. Dengan kesederhanaan dan tanpa bantuan pemerintah, ia dan istrinya membangun pesantren ini setapak demi setapak, hingga menjelma menjadi institusi pendidikan Islam modern yang diakui nasional maupun internasional.

Pondok ini dikenal dengan disiplin spiritual para santrinya—mulai dari qiyamul lail pukul 03.00 hingga tadarus rutin sebelum dan sesudah Subuh. Kedisiplinan ini berbanding lurus dengan prestasi yang dicapai.

Tahun ini saja, 1.237 santri Amanatul Ummah berhasil masuk PTN ternama seperti ITB, UI, UGM, IPB, ITS, Unair, Undip, STAN, dan UIN. Tak hanya itu, puluhan santri lainnya diterima di kampus luar negeri, mulai dari AS, Rusia, Mesir, hingga Maroko. Sebanyak 62 santri bahkan lolos ke fakultas kedokteran, sebuah kebanggaan luar biasa bagi dunia pesantren.

Prestasi tersebut membuat Kiai Asep semakin diperhitungkan. Bahkan, Rektor Universitas Al-Azhar Kairo pernah datang langsung ke pondoknya untuk membangun kerja sama pendidikan.

Selain di dunia pendidikan, Kiai Asep aktif dalam berbagai organisasi. Ia pernah menjadi pengurus PCNU Surabaya, Ketua MUI Surabaya, anggota DPRD Surabaya dari PKB, serta dosen di IAIN Sunan Ampel Surabaya. Kiprahnya menegaskan peran ulama sebagai motor perubahan sosial.

Sowan tim UIN Malang ke kediaman Kiai Asep bukan sekadar agenda seremonial. Ini merupakan bentuk takzim kepada ulama khos sekaligus penanda bahwa kegiatan Halaqah Ulama se-Jatim di UIN Malang akan digelar dengan melibatkan tokoh-tokoh penting yang memiliki pengaruh besar dalam pengembangan keilmuan Islam dan pendidikan pesantren.

Dengan restu dan kehadiran para ulama besar seperti Kiai Asep, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap halaqah ini tidak hanya menjadi forum diskusi keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat jaringan ulama, memperkaya moderasi beragama, dan memperteguh komitmen membangun Jawa Timur sebagai pusat intelektual Islam yang inklusif dan berkemajuan.

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up